Bara Xinjiang
*Kartika Pemilia Lestari
Inpasonline.com, 10/08/11
Sejak saya menyaksikan serial epik The Book and Sword atau Pedang dan Kitab Suci 17 tahun lalu, saya disuguhkan pada fakta – yang pada saat itu saya anggap baru dan cukup menghentak saya sebagai seorang Muslim- bahwa di daratan China yang tersohor dengan kuil Shaolinnya itu ternyata eksis sebuah etnis bernama etnis Hui dan mereka beragama Islam. Dan satu lagi yang mengganggu pikiran saya : suku Hui yang beragama Islam ini sekian lama ditindas oleh kekaisaran (pemerintah) China. Di serial tersebut, wardrope untuk etnis Hui layaknya orang Arab lengkap dengan gamis dan sorban bagi kaum laki-laki serta jilbab bagi kaum perempuan.
Ormas Islam Penyebab Macet?: Sebuah Kritik untuk Kapolda Metro Jaya
Inpasonline.com,03/08/11
Hari Selasa kemarin, (2/8/11), detiknews.com. menurunkan berita dengan judul “Ormas Islam Sering Buat Macet, Kapolda: RI Bukan Negara Islam”. Berita tersebut memuat pernyataan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S.Radjab, ketika mengomentari kemacetan yang kerap terjadi akibat adanya kegiatan ormas Islam.
Dan Musik pun Mengalun dalam Simfoni Peradaban
Kartika Pemilia Lestari*
Inpasonline.com, 01/08/11
Ketika saya tengah menikmati alunan nada dalam musik instrumentalia berjudul Dreams yang bergenre klasik, saya kemudian berpikir, “siapapun yang mampu menciptakan harmonisasi nada seindah ini, pastilah dia seorang jenius”. Waktu kecil saya pernah belajar memainkan beberapa alat musik. Pengalaman belajar alat musik itu memberikan satu pelajaran, bahwa belajar musik – tidak sekadar menyanyi tapi juga memainkan alat musik atau bahkan mencipta lagu - membutuhkan harmonisasi otak kanan dan otak kiri. Musik tidak hanya bicara soal kesenangan (pleasure). Lebih dari itu semua, musik adalah maha karya, dan MUSIK ADALAH SAINS.
Selamatkan Puasa Ramadhan Kita!
Oleh M. Anwar Djaelani
Inpasonline.com, 29/07/11
Di Ramadhan, kita dapat menunaikan ibadah puasa, amaliyah teristimewa di hadapan Allah. Tetapi, berhati-hatilah, sebab bukan tak mungkin –jika tak hati-hati- ibadah kita bisa terkurangi nilainya dan bahkan rusak.
Waspadai Tipuan
Siaran televisi (TV) adalah salah satu yang harus kita waspadai sebagai unsur pengurang dan bahkan perusak nilai puasa kita. Pada 2010, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memantau siaran TV selama Ramadhan dengan mengacu pada Undang-Undang Penyiaran, Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran, serta fatwa MUI.
Norwegia, Terorisme, Stigma
Kartika Pemilia Lestari*
Inpasonline.com, 28/07/11
Lengkap sudah syarat aksi penembakan brutal di Norwegia dapat diidentifikasi sebagai aksi ‘terorisme’. Disepakati oleh kebanyakan ahli bahwa tindakan yang tergolong ke dalam tindakan terorisme adalah tindakan-tindakan yang memiliki elemen kekerasan, tujuan politik dan teror/intended audience.