Beberapa Artikel Tentang Homoseksual dan Lesbian
SURABAYA - Tidak ada yang menyangka jika Surabaya bakal menjadi tuan rumah acara kongres kaum gay dan lesbian se- Asia. Meskipun pada akhirnya acara ini batal dilaksanakan, karena ditentang wakil walikota Surabaya dan tidak mendapat ijin dari pihak kepolisian, tapi ini termasuk sebuah langkah yang berani bahkan lancang. Apalagi dengan mengatakan bahwa kaum gay dan lesbi lebih diterima di Surabaya. Padahal, semua orang paham bahwa gay dan lesbi merupakan orientasi dan praktik seksual yang menyimpang dan dilaknat oleh semua agama. Oleh karena itu, untuk memperkaya pemahaman hal itu, inpasonline menampilkan beberapa artikel yang terkait dengan gay dan lesbi.
Imam Syatibi: Syariah, Untuk Kemaslahatan Manusia
Oleh Bahrul Ulum
Ulama satu ini dikenal sebagai Syaikhul Maqasid. Gelar ini tidak lepas dari perannya yang berhasil menggabungkan teori ushul fiqh dengan maqasid syariah. Penggabungan ini merupakan sebuah jalan keluar bagi ushul fiqh sehingga tidak terkungkung oleh teks semata, dan menjadikan produk fiqih lebih kapabel dan tidak mengabaikan kemaslahatan manusia.
Lebih Dekat dengan Al-Hadist dan Al-Sunnah
Oleh: M. Masykur Ismail
I. Pendahuluan
Istilah Hadits dan Sunnah telah digunakan secara luas dalam studi keislaman untuk merujuk kepada teladan dan otoritas Nabi saw atau sumber kedua hukum Islam setelah al-Qur’an. Meskipun begitu, pengertian kedua istilah tersebut tidaklah serta merta sudah jelas dan dapat dipahami dengan mudah. Para ulama dari masing-masing disiplin ilmu menggunakan istilah tersebut didasarkan pada sudut pandang yang berbeda sehingga mengkonskuensikan munculnya rumusan pengertian keduanya secara berbeda pula.
Protes Diskriminasi Gender di Negara Yahudi
YERUSSALEM – Jika selama ini kita sering mendengar wacana bahwa Islam selalu memperlakukan diskriminasi gender, fakta ini mungkin menarik untuk kita simak. Ternyata ratusan warga Israel, pekan yang lalu menggelar protes menentang diskriminasi gender dalam bus di sejunlah rute lingkungan Yahudi ultraortodok. Pemicunya adalah keharusan wanita duduk di bangku belakang, sedangkan pria di bangku depan dengan pertimbangan religi.
Menegaskan Paradigma Jihad, Ulama Menyoal Terorisme
Inpasonline,
Sebuah prestasi yang patut dicatat, TV One bersedia menghadirkan Prof. Dr. Syekh Wahbah Zuhaili, seorang ulama kaliber dunia dari Suriah, pada acara Apa Kabar Indonesia Malam (12/3). Dipandu oleh KH. Ali Mustafa Ya’qub, penulis ensiklopedi 8 jilid Al- Islami wa Adillatuhu tersebut menuturkan keprihatinannya atas aksi terorisme yang terjadi di Indonesia dan negara-negara lain.