Koreksi Pesantren Sidogiri untuk Agus Mustofa(2)
Tidak Perduli Dengan Hadits
Salah satu masalah lain dari Agus Mustofa yang menjadi sorotan santri Sidogiri ini adalah minimnya peran Hadits dalam karya-karyanya. Padahal tema yang dibahas dalam banyak karyanya merupakan permasalahan agama yang sangat vital, khususnya aqidah Islamiyah. Sudah seharusnya ia memperkaya dengan keterangan Hadits, termasuk keterangan para ulama. "Tapi, Agus Mustofa seakan tidak perduli dengan Hadits, dan bahkan dalam batas-batas tertentu terkesan seperti anti Hadits,"jelas Qusairi.
Ilmu sebagai Asas Peradaban
Oleh Muhim Kamaluddin
Diskusi InPAS Bahas Akal Menurut Al-Attas
Inpasonline, 18/1/11
Siang itu, ada yang istimewa dari acara diskusi rutin InPAS. Tidak lain, karena pemateri pada hari itu, Ahad (16/01), adalah Akhmad Rafi’i Damyati, lulusan Universiti Malaya, Malaysia, yang baru saja pulang ke tanah kelahirannya, Pamekasan-Madura. Tema yang dibahasnya tergolong rumit dan menantang, yaitu, Akal (Intelek) dalam Pemikiran Al-Attas. Saking rumitnya, beberapa peserta minta diulangi lagi penjelasan sebagian materi. Bahkan, beberapa peserta tidak sabar langsung bertanya sebelum pemaparan materi selesai.
Barat Diminta Tidak Mencampuri Urusan Arab
Kairo- Menteri Luar Mesir, Ahmed Abul Gheit memperingatkan negara-negara Barat agar tidak intervensi dalam urusan negara-negara Arab.
Dialog Antaragama Paket Terbaru Kristenisasi
Inpasonline, 15/01/11
Sekilas, ide dialog antaragama terlihat sangat indah dan penuh perdamaian. Tujuannya pun sangat muluk, agar semua agama hidup rukun, saling mengerti, tidak ada kebencian dan terjadi saling toleransi. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa di balik tujuan yang indah tersebut ada maksud terselubung yang tidak dimengerti oleh para pendukungnya. Ternyata, pada hakikatnya dialog antaragama adalah upaya halus menggiring seluruh manusia manjadi “anak-anak Tuhan Bapak di Sorga”. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Dr. Syamsuddin Arif, peneliti INSISTS, kepada Inpasonline. Bahkan menurutnya, dialog antaragama merupakan paket terbaru Kristenisasi yang dibungkus dalam misi perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan.