Year: 2011

Nasional

BPOM Siap Teliti Air Zam zam

Inpasonline, 11/5/11

Sebuah media Inggris pekan lalu menyebutkan bahwa air zam-zam yang dikonsumsi oleh jutaan umat islam di dunia itu tercemar.  Tentu saja penemuan air zam-zam yang tercemar arsenik di Inggris cukup mengejutkan banyak pihak. Berita ini tersebar cepat dan langsung dibantah oleh seluruh umat islam di seluruh dunia.

Nasional

Kemeneg, Akan Teliti Al-Zaytun

Inpasonline 10/4/11

Meski Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat ditengarai ada kaitan dengan NII KW IX, namun Menteri Agama, Suryadharma Ali (SDA), menepis tudingan tentang adanya penyimpangan ajaran Islam di lembaga tersebut.

Menurutnya, kurikulum yang diajarkan di sana tidak menyimpang dari ajaran Islam. "Pondok pesantren itu sudah sangat baik, jangan sampai ada keraguan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di ponpes itu," kata Suryadharma Ali.

Nasional

Ada NII di Al Zaytun

Inpasonline 9/5/11

Hasil penelitian MUI menyatakan bahwa NII terkait dengan pesantren Al Zaytun. Secara pendidikan pondok pesantren itu bagus, namun ada sesuatu yang lain di balik lingkaran dalam pesantren. "Al Zaytun sudah banyak kajian. Sudah seabrek dan sudah dipromosikan secara terbuka. Yang paling kredibel dijadikan referensi ya hasil kajian dan penelitian dari MUI. Ya Al Zaytun sebagai lembaga pendidikan itu oke, bagus punya fasilitas, tapi ternyata ada agenda lain. Ya NII itu," kata Kepala BNPT Ansyaad Mbai di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Opini

Meneladani Semangat Para Ulama Dalam Menuntut Ilmu

Oleh : Munir

Peserta Kaderisasi Ulama (PKU) angkatan  III-ISID Gontor Ponorogo

Lafadz iqra’ dalam surat Al-‘Alaq telah mengubah para sahabat Rasulullah dari orang-orang jahiliyah yang tadinya menyembah berhala, suka mabuk-mabukan, main perempuan, membunuh anak perempuan yang masih hidup, suka berperang,  menjadi orang-orang yang bertauhid kepada Allah SWT, senang dengan ilmu pengetahuan dan berakhlak mulia. Tradisi baca dan tulis-menulis saat itu menjadi hidup, tiap ayat Al-Quran turun, Rasulullah saw memerintahkan Zaid bin Tsabit, Ali bin Abi Thalib untuk menulisnya. (Nuim Hidayat, Imperialisme Baru, Jakarta: Gema Insani, 2009).