Media dan Empowerment Generasi Muda Islam
Inpasonline, 1/3/10
Bisa dibilang media adalah katalisator perubahan. Jika dipadukan dengan generasi muda, maka akan menjadi super katalisator. Maka, generasi muda Islam harus mampu memanfaatkan media seoptimal dan semaksimal mungkin.
Bias Aktivis Gender
Inpasonline, 1/3/10
“Pernyataan Pak Mario Teguh di Twitter bias gender”, kata Mariana, Direktur Eksekutif Jurnal Perempuan. Pernyataan Mario yang diunggah dalam akun twitter MTSuperClub (MTSC) miliknya mengenai perempuan perokok, dugem, suka mabuk, begadang, dan sebagainya tidak mungkin direncakan jadi istri, menuai kritik. Maksud baik motivator kawakan Mario Teguh memberikan pandangan positif tentang kriteria wanita yang pantas dijadikan istri, malah di-bias gender-kan oleh aktivis gender.
Kerancuan JIL Memandang Intervensi Negara terhadap Agama dalam Konteks Penistaan Agama dan Nikah Sirri
Inpasonline, 22/2/10
Di saat perdebatan mengenai judicial review Peraturan Perundangan tentang penistaan agama yang sebelumnya berbentuk Peraturan Presiden Nomor 1/PNPS/1965 - yang kemudian diundangkan melalui UU Nomor 5/1969 -belum lagi usai, umat Islam kembali disibukkan dengan perdebatan mengenai draft usulan RUU Hukum Materiil Peradilan Agama Bidang Perkawinan yang di dalamnya memuat pasal tentang (pemidanaan) nikah sirri. Kembali, JIL (Jaringan Islam Liberal) unjuk gigi, dan seperti biasa, landasan berpikir dan manuver JIL kali ini tak jua lepas dari berbagai kerancuan.
Kebutuhan Mendesak terhadap Islamisasi Ilmu Pengetahuan
Gerakan tajdid (reformasi) di dunia Islam selalu dimulai dengan reformasi di bidang pendidikan dan pengembangan keilmuan, termasuk di Indonesia. Selama 20 tahun terakhir ini, kehidupan keilmuan dan penerapannya di kalangan umat Islam telah mengalami perkembangan yang sangat mengesankan. Hal ini karena adanya kesadaran melakukan upaya integrasi dan Islamisasi ilmu pengetahuan.
Berita Kampus
Just For Youth!
Untuk kamu yang merasa muda jangan lewatkan persembahan dari FSDA SURYA V (Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Daerah Surabaya Raya ke – V)