Jemaah Ahmadiyah Kembali ke Islam
Sebanyak 38 jemaah Ahmadiyah yang tinggal di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan diri taubat dan kembali pada ajaran agama Islam.
Prosesi pertaubatan tersebut dilakukan secara perwakilan oleh lima orang jemaah Ahmadiyah bersamaan dengan digelarnya sosialisasi Pergub nomor 12 tentang larangan aktivitas jemaah Ahmadiyah di Graha Intan Balarea, Garut kota, Rabu (30/3).
Kebebasan Berbeda dengan Penistaan Agama
Jakarta-Terjadinya perbedaan pendapat di kalangan masyarakat tentang Ahmadiyah karena adanya perbedaan pandangan terhadap jemaat yang lahir dari Qodanian ini. Mereka yang membela berpendapat bahwa Ahmadiyah bebas menjalankan keyakinannya karena itu bagian dari kebebasan beragama. Sedang kaum muslimin dengan tegas mengatakan bahwa yang dilakukan Ahmadiyah adalah penistaan agama terhadap islam.
Awas, Missionaris Menyamar di Pesantren
Inpasonline, 30/03/11
BANYUWANGI - Sangat sering umat Islam disuguhi cara-cara licik misi kristenisasi. Ada yang lewat bantuan korban bencana alam, bimbingan belajar, jalan-jalan gratis, bantuan untuk orang miskin, beasiswa bahkan dengan kedok mengawini muslimah. Ada satu cara lagi yang baru-baru ini menggemparkan penduduk Banyuwangi, khususnya para santri dan penduduk sekitar Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah Miftahul Ulum, Laban Asem Kabat, Banyuawangi Jatim. Mereka dikagetkan dengan adanya penginjil yang menyamar menjadi santri di pesantren tersebut. Di Pesantren ini , pengijil tersebut berusaha merusak citra Islam dari dalam dan mengiming-imingi warga sekitar untuk menganut Kristen.
Gemmar Mengaji, Antisipasi Aliran Sesat
Jakarta-Maraknya aliran sesat di Indonesia ternyata membuat pemerintah resah. Karena itu Kementerian Agama RI meluncurkan program Gemmar Mengaji singakatan dari Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji.
Islamia-Republika Bahas Konsep Ahlul Kitab
Inpasonline, 29/03/11
Islamia-Republika bulan Maret ini hadir dengan tema Ahlul Kitab, sebuah konsep yang akhir-akhir ini sering dikaburkan pengertiannya. Menurut Harda Armayanto, yang menulis artikel dengan judul Siapa Ahlul Kitab?, istilah ahlul kitab selalu merujuk pada dua komunitas: Yahudi dan Nasrani. Hal itu sudah menjadi pendapat bulat para mufassir di masa lalu dalam tradisi intelektual Islam, tulis alumnus ISID Gontor ini.