Category: Opini

Opini

Semoga Nasibmu Lebih Baik, Mesir.

Inpasonline, 07/02/22

Tidak ada yang menyangka jika Mesir akan menjadi lautan manusia yang menuntut presidennya mundur. Selama ini Mesir dikenal sangat damai dan menjadi ikon pendidikan umat Islam di seluruh dunia. Siapapun akan menyangka bahwa di Mesir banyak dijumpai ulama-ulama yang akan menjadi katalisator kehidupan, baik bagi warganya maupun pemerintahannya. Ternyata, itu semua hanya isapan jempol belaka, justru para ulama-ulama ini telah disia-siakan oleh pemerintahan Mesir, yang diwakili oleh Rezim Mubarak ini. Rezim ini justru lebih mendengar nasehat-nasehat AS daripada ulama-ulama tersebut. Parahnya lagi, rezim ini lebih perduli dan membantu Israel daripada membantu saudaranya sendiri, Palestina.

Opini

Karakter Penguasa Yang Adil

Oleh: Kholili Hasib

Ciri pemimpin muslim sejati adalah tidak tiranik, ’adil, dan tidak korup, sebab seorang pemimpin negara dalam Islam adalah Khalifah an-Nubuwwah, artinya menggantikan tugas Nabi SAW baik dalam urusan duniawi, agama maupun Negara. Ia harus mengerti ilmu agama sekaligus politik. Jika bukan ahli agama, bisa dipastikan tidak memahami konsep ’adil dan dzalim.

Opini

Jangan Ada Bohong di antara Kita!

 

Oleh M. Anwar Djaelani*

 

“Tokoh Lintas Agama Kritik SBY”. Itulah judul berita menarik di Jawa Pos, 11/1/2011. Intinya, sejumlah tokoh lintas agama bertemu pada 10/1/2011, lalu mencanangkan tahun ini sebagai tahun perlawanan terhadap kebohongan dan pengkhianatan.

Opini

Memahami Hadits Yang Benar

Oleh Bahrul Ulum

 

Sunnah menurut bahasa adalah ath-thariqah atau as-sirah, yang artinya jalan atau perjalanan. Bila dikatakan "Sunnah Nabi", itu artinya perjalanan Nabi Shallahu alai wasalam di dalam mengamalkan dan menda'wakan Islam, yang meliputi dakwah tentang aqidah,  ibadah,  muamalah, akhlak, dan lain-lain. Dan inilah yang terkenal dengan nama sunnah muradif atau lebih dikenal dengan nama hadits. (al-Hadits wal Nuhaditsun oleh Syaikh Muhammad Abu Zahuw)

Opini

Ilmu sebagai Asas Peradaban

Oleh Muhim Kamaluddin

Di dunia ini, bangsa yang mampu bangkit setelah hancur lebur karena dihantam bom atom dan menyerah tanpa syarat kepada musuh hanya satu; Jepang. Bahkan dalam perjalanan sejarah selanjutnya, Jepang melejit dan menyalip kemajuan peradaban negara-negara pemenang perang seperti AS, Inggris, dan Perancis. Banyak ilmuwan Barat heran, bagaimana bangsa yang menjadi pecundang dalam Perang Dunia II itu sekarang menjelma menjadi kekuatan raksasa, yang mampu menandingi Barat. Profesor Ezra Vogel dari Harvard University merumuskan bahwa kejayaan Jepang ialah berkat kepekaan pemimpin, institusi dan rakyat Jepang terhadap ilmu dan informasi serta kesungguhan mereka untuk menghimpun dan menggunakan ilmu bagi kepentingan mereka.