Category: Opini

Opini

Landasan Teologis Islamisasi Ilmu

Oleh: Kholili Hasib

Salah satu tantangan proyek Islamisasi Sains adalah sains Islam yang hendak dihadirkan dianggap hanya bernuansa teologis-metafisik. Dan teologi atau metafisika itu diyakini tidak saintifik. Menurut Augus Comte, teologi itu berurusan dengan hal-hal ghaib, dan metafisika bersifat abstrak. Kata Karl Popper, metafisika itu tidak ilmiah. Sehingga, sains diasumsikan oleh filsuf Barat modern tidak mungkin memasuki wilayah yang tidak bisa diindera tersebut.

Opini

Pengertian Makna Dalam Nash Syar’i

Inpasonline, 12/05/11

Abdul Mujib Johar

(Peserta PKU Angkatan ke-3)

 

Pemahaman-pemahaman akan ayat-ayat di dalam Al Quran tidaklah diambil secara serampangan dan subyektif yang mencerminkan kondisi sosio histories dan orientasi idiologis para mufassir sebagaimana yang terjadi pada penafsiran-penafsiran teks bibel atau teks-teks lainnya. Untuk sampai kepada pemahaman yang sahih  dibutuhkan otoritas keilmuan dan standar moral seorang mufassir. Ini adalah perlakuan yang adil terhadap Al Quran sebagai kitab suci, sumber keilmuan, hikmah dan kebajikan dari zat yang Maha Agung dan suatu mekanisme yang efektif untuk menghindari kesalahan dan kebingungan dan bukan suatu usaha untuk mempersulit penafsiran.

Opini

Meneladani Semangat Para Ulama Dalam Menuntut Ilmu

Oleh : Munir

Peserta Kaderisasi Ulama (PKU) angkatan  III-ISID Gontor Ponorogo

Lafadz iqra’ dalam surat Al-‘Alaq telah mengubah para sahabat Rasulullah dari orang-orang jahiliyah yang tadinya menyembah berhala, suka mabuk-mabukan, main perempuan, membunuh anak perempuan yang masih hidup, suka berperang,  menjadi orang-orang yang bertauhid kepada Allah SWT, senang dengan ilmu pengetahuan dan berakhlak mulia. Tradisi baca dan tulis-menulis saat itu menjadi hidup, tiap ayat Al-Quran turun, Rasulullah saw memerintahkan Zaid bin Tsabit, Ali bin Abi Thalib untuk menulisnya. (Nuim Hidayat, Imperialisme Baru, Jakarta: Gema Insani, 2009).

Opini

Deteksi Aliran Sesat

Oleh Bahrul Ulum

Pemahaman kaum Muslimin terhadap masalah aqidah ternyata masih banyak yang salah. Hal ini terutama terjadi pada masyarakat perkotaan. Padahal pemahaman terhadap masalah ini sangat penting dan mendasar. Orang yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat, tidak boleh keliru dalam mamahami masalah satu ini. Sebab jika salah, bisa menyebabkannya kufur dari agama Allah.

Opini

Menangkal Teroris Dengan Kekerasan, Efektifkah?

inpasonline, 03/05/11

Sudah sangat sering rakyat disuguhi berita penumpasan terhadap terorisme. Tapi apa yang terjadi? Seakan teroris tidak pernah habis dari bumi Indonesia ini. Dan anehnya, justru bermunculan teroris-teroris lain yang berbeda aliran dan orientasi dengan teroris sebelumnya. Fakta ini dibuktikan oleh munculnya teroris seperti Syarif dan Pepi Fernando cs. Sebagaimana diberitakan, meskipun sama-sama pintar merakit bom, Syarif dan Pepi tidak ada keterkaitan hubungan apapun, termasuk orientasinya sekali pun. Jika Syarif dikenal sebagai pemuda fanatis yang tidak suka melihat ada kemungkaran, maka Pepi tidaklah seperti itu. Bahkan ia dikenal sering menenggak miras dan tidak perduli dengan urusan agama. Ia merakit bom dengan orientasi ekonomi, yakni liputannya akan dijual kepada pihak asing.