Author: admin

Sejarah Peradaban

Toleransi Nabi Saw kepada Yahudi

Oleh Asep Sobari

Kedatangan Nabi Saw ke Madinah tidak hanya sebagai orang asing yang hijrah dari tanah kelahirannya. Tapi sekaligus menempatkan beliau sebagai pemimpin di kota Hijaz tersebut. Keputusan penduduk Madinah menyerahkan jabatan ini kepada Nabi Saw tidak dilakukan secara spontan, melaikan melalui proses panjang yang bermuara pada peristiwa tiga tahun sebelumnya, ketika sejumlah tokoh Khazraj menyatakan masuk Islam di Mekah.

Menurut riwayat Ibnu Ishaq dalam as-Sirah an-Nabawiyyah, ada enam tokoh muda Khazraj yang ditemui Nabi Saw pada musim haji tahun 3 sebelum hijrah. Mereka adalah As`ad bin Zurarah, `Auf bin Harits, Rafi` bin Malik, Quthbah bin `Amir, `Uqbah bin `Amir, dan Jabir bin Abdullah. Setelah berbincang dengan Nabi Saw, merakapun menyatakan diri memeluk Islam dengan sangat antusias. Bagi mereka, menerima Islam tidak hanya menghapus dahaga spiritual semata, tapi juga mengembangkan harapan yang sangat besar kepada sosok Nabi Saw dan ajarannya, agar menjadi unsur pemersatu bagi seluruh kelompok masyarakat di Madinah yang telah sekian generasi tercabik-cabik oleh permusuhan dan dendam.

Opini

Lexus dan Pohon Zaitun dalam Pergulatan

Oleh Kartika Pemilia Lestari*

Beberapa tahun lalu, kolumnis senior The New York Times Thomas L. Friedman menulis buku Lexus and the Olive Tree. Buku tersebut pada awal abad ini menjadi bacaan wajib di berbagai universitas. Tahun 2000 saat saya masih menjadi mahasiswa tingkat pertama, buku ini menjadi literatur pertama dan terutama yang disodorkan dosen saya.

Opini

Jangan Rancu Memandang Posisi Hadits; Kritik untuk Agus Mustofa

Oleh Bahrul Ulum

 Dalam sebuah tulisan berjudul “Salah Kaprah tentang As Sunnah & Hadits”, Agus Mustofa mengatakan bahwa penggunaan hadits, sifatnya tidak harus, melainkan sebuah pilihan. Ia bisa  digunakan dan  juga tidak. Jika hadits dirasa bisa memberikan tambahan penjelasan terhadap ayat-ayat Qur’an yang sedang dibahas, maka dianjurkan untuk menggunakannya. Tetapi, jika hadits itu dianggap malah merancukan pemahaman terhadap ayat Qur’an, sebaiknya tidak usah digunakan. Ia juga berpendapat bahwa Rasulullah melarang para Sahabat untuk mencatat ucapan dan perbuatan beliau karena dikhawatirkan akan mengacaukan catatan al-Qur’an yang sedang dalam masa penulisan.