Menghidupkan 10 Hari Terakhir Ramadhan
Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan memiliki kelebihan dibanding hari lainnya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan ini meningkat amaliah ibadah beliau yang tidak beliau lakukan pada hari-hari lainnya. Pada 10 hari terakhir ini merupakan 'inti' bulan Ramadhan dan terdapat malam "Lailatul Qadar" yang nilai pahalanya lebih mulia dari 1.000 bulan.
Indonesia, Terorisme, dan Nasib Dakwah
Oleh M. Anwar Djaelani,
“Polisi Awasi Dakwah” (Republika, 22/8/2008). “Teruskan Dakwah” (Republika, 25/8/2008). Dua judul headline di harian nasional Republika itu secara mudah menggambarkan bahwa belakangan ini dakwah telah menjadi ‘pihak’ yang disorot, menyusul isu bom dan terorisme.
Atas fenomena itu, mengemuka pertanyaan: Adakah yang salah dengan dakwah? Jika aktivitas dakwah dicurigai dan aktivis dakwah dizalimi, tak berkhianatkah kita kepada sejarah?
Universalitas Wahyu dan Kenabian: Counter-Argumen Pluralisme Agama (2)
Dr. Anis Malik Thoha
Perspektif tawhidi Islami pada pembahasan pertama, pada gilirannya, mengimplikasikan kesatuan substansi dasar semua wahyu itu sendiri, sesuai dengan yang ditegaskan dalam al-Qur’an:
Bahasa Arab Al-Qur’an
Oleh: Henri Shalahuddin, M.A.
Dalam wacana liberal-sekuler, kedudukan bahasa Arab dalam Al-Qur’an selalu dikaitkan untuk memperkuat dalih historisitas Al-Qur’an dan hegemoni Arab [Quraisy] terhadap Islam. Tentunya klaim seperti ini sangat-sangat berlebihan. Mengenai tuduhan bahwa Al-Qur’an terhegemoni oleh suku Quraisy dengan mengesampingkan logat-logat bahasa yang terdapat dalam suku-suku Arab lainnya, maka perlu ditegaskan tentang keunggulan bahasa suku Quraisy atas suku-suku Arab lainnya sebagai berikut:
Uniknya Tradisi Salat Tarawih di Maroko
Rabat -Maroko, negara Islam yang menganut mazab Fiqh Maliky, tiap Ramadan ternyata mempunyai tradisi unik dalam melaksanakan ibadah salat tarawih. Jauh beda dari negara-negara Arab lain yang juga menganut mazab yang sama. Termasuk jauh berbeda dengan negara-negara tetangga dekat sekalipun. Demikian dilaporkan H Nasrulloh Afandi, Lc yang sedang merampungkan thesisnya di jurusan fiqih kontemporer, Pascasarjana Universitas Qodi Iyadh Maroko.