Pemerintahan Utsman Tidak Nepotis
Oleh Susiyanto
Pada masa Rasulullah masih hidup, ia terpilih sebagi salah satu sekretaris Rasulullah sekaligus masuk dalam tim penulis wahyu yang turun dan pada masa kekhalifahannya, Al Quran dibukukan secara tertib.[1] Utsman juga merupakan salah satu sahabat yang mendapatkan jaminan Nabi Muhammad sebagai ahlul jannah.
Road Map Yahudi Liberal
Oleh Kartika Pemilia Lestari
Arus pemikiran liberal yang kini tengah melanda umat Islam Indonesia, rupanya pernah terjadi dalam agama Yahudi, tepatnya pada abad ke-16, saat Perjanjian Lama (Old Testament) ditelaah dan diteliti untuk pertama kalinya menggunakan Historical-Critical Method (Metode Kritis Historis) oleh Isaac de Peyrere (1592-1676). Kemudian beberapa tokoh mencoba menerapkan apa yang sudah dirintis oleh Isaac de Peyrere; Benedict de Spinoza (1632-1677), Richard Simon (1638-1712), dan Jean de Clerc (1654-1736).
Istilah Hermeneutika Tidak Netral
Hermeneutika, yang meminjam perkataan Inggris hermeneutics, dan yang juga berasal dari perkataan Greek hermeneutikos bukan merupakan suatu istilah netral yang tidak bermuatan pandangan hidup (world-view; weltanschauung). Dari segi bahasa misalnya Aristotle pernah menggunakan kata itu untuk judul karyanya Peri Hermeneias yang kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Latin sebagai De Interpretatione yang lantas dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai On the Interpretation.
Kekeliruan Qadariyah Terhadap Taqdir Allah
Oleh : Bahrul Ulum
Iman kepada taqdir merupakan keyakinan yang harus dipegang teguh oleh setiap muslim. Orang yang beriman kepada taqdir, dengan cara yang benar, berarti telah merealisasikan tauhid kepada-Nya dan berjalan di atas petunjuk Rabb-nya. Sebab, beriman kepada qadar termasuk mendapatkan petunjuk.
Istilah Sekularisme Menurut Al-Attas dan Al-Qardhawy
Antara Prof. Dr. Syed Muhammad Naquib al-Attas dan Prof. Dr. Yusuf al-Qaradawi memiliki pendapat yang sama tentang sekularisme. Keduanya sependapat bahwa sekularisme bertentangan dengan Islam.