Category: Pemikiran Islam

Pemikiran Islam

Studi Komparatif Konsep Tanzil Arkoun dan Az-Zarqani


Oleh Anwar Ma'rufi[1]

A.    Pendahuluan

 Belakangan ini, paradigma definisi al-Qur'an mulai bergeser dari konsep tanzil, menjadi sesuatu yang tercipta oleh sosio-historis. Mengenai konsep tanzil sendiri, ulama telah sepakat bahwa al-Qur'an adalah Kalam Allah yang di-tanzil-kan kepada Muhammad saw melalui Malaikat Jibril, baik lafazh maupun maknanya,[2] yang susunan ayat maupun surah al-Qur'an merupakan hak Allah sebagai pemilik kitab tersebut.[3] Hanya Allahlah yang mengetahui alasan mengenai susunan al-Qur'an yang menurut manusia modern dianggap kurang ilmiah.[4] Dan Mushaf Utsmani adalah satu-satunya Mushaf Al-Qu'ran yang telah disepakati oleh seluruh kaum Muslim, dimana detail bacaan dari tafkhimat,[5] tarqiqat,[6] imalat,[7] al-ishmam,[8] wasal dan waqaf[9] terpelihara sebagaimana pada zaman Nabi.[10]

Pemikiran Islam

Kritik Terhadap Metodologi Tafsir Al-Qur’an Hasan Hanafi

Oleh: Devi Muharrom Sholahuddin Lc.[1]

A. PENDAHULUAN

                Belakangan ini, diskursus seputar Al-Qur’an ramai diperbincangkan. Teori penafsiran yang telah mapan selama berabad-abad diragukan dan dipermasalahkan oleh sebagian kalangan pemikir muslim kontemporer.[2] Tafsir klasik dianggap sudah tidak relevan lagi dengan zaman dan kebutuhan umat islam saat ini. [3] Maka dibutuhkan sebuah metode penafsiran baru yang sesuai dengan zaman.[4] Teori tersebut adalah hermeneutika.[5]

Pemikiran Islam

Manajemen Kekayaan Islam: Sebuah Kajian Analisis Dari Pemikiran Ekonomi Islam Ibn Sina

Oleh:

Nurizal Ismail* 


PENDAHULUAN

Studi tentang ekonomi Islam kini semakin berkembang ke arah yang lebih baik karena telah terbukti dapat memecahkan permasalahan-permasalah ekonomi. Harta adalah objek yang sangat mendasar dari sebuah perekonomian yang digunakan manusia untuk bertahan hidup di dunia ini. Manusia sebagai makhluk rasional harus mempertimbangkan apa yang harus dilakukan untuk kekayaannya hari ini dan pada masa yang akan datang. Permasalahan ekonomi makro terletak pada pengelolaan ekonomi rumah tangga (tingkat ekonomi mikro) yang masih kurang dimengerti oleh banyak orang. Dengan kata lain, orang-orang harus berpikir bagaimana pengelolaan harta atau pendapatan dapat berguna bagi kehidupan yang lebih baik di masa depan. Sayangnya, mereka hanya mengetahui konsep manajemen harta dari sistem kapitalis yang berdasarkan pada suku bunga sebagai salah satu instrumental dasar ekonominya. Padahal, mereka seharusnya menyadari bahwa worldview ekonomi Islam berbeda dari worldview ekonomi barat. Ibnu Sina dalam buku politiknya (kitab al-siyāsah) menempatkan gagasan manajemen kekayaan pada konsep pengelolaan rumah tangganya ('ilm Tadbir al-Manzil).

Pemikiran Islam

Mengenal Istilah Filsafat

Dr Syamsuddin Arif

Makna Filsafat

Kita mulai dengan terminologi. Istilah ‘filsafat’ atau ‘falsafah’ dalam bahasa Indonesia diserap dari bahasa Arab. Ia merupakan pengaraban dari kata majmuk (philosophia) yang dalam bahasa Yunani kuno gabungan dari kata philein (cinta) dan sophia (kearifan). Apa makna ‘sophia’ dijelaskan oleh Aristoteles: “Biasanya sophia dipahami sebagai pengetahuan mengenai pokok-pokok perkara dan sebab-sebabnya (oti μhn oun h sojia peri tinaV arcaV   kai aitiaV estin episth μh dhlon).”

Pemikiran Islam

Zakat, Harus Dikelola Profesional dan Amanah

Oleh DR. Ugi Suharto

Selain bulan puasa, Ramadhan adalah bulan zakat. Pada bulan ini kaum Muslimin diwajibkan mengeluarkan zakat, khususnya zakat fitrah. Tujuannya adalah  membantu orang miskin, dengan cara mentranfer atau mengambil  dana dari orang kaya. Walaupun kita mengenal adanya delapan asnaf (orang yang berhak menerima zakat sebagaimana tercantum dalam Al-Quran) yang berhak menerima zakat, tapi hakekatnya zakat dimaksudkan untuk mengentaskan kemiskinan.