Dr. Ugi Suharto VS Dr.Taufik Adnan Amal
Di dalam buku Wajah Liberal Islam di Indonesia terbitan Jaringan Islam Liberal (2002:78) dimuat sebuah tulisan berjudul "Edisi Kritis Alquran", karya Taufik Adnan Amal. Tulisan itu memberikan gambaran bahwa masih ada persoalan dengan "validitas" teks Alquran yang oleh kaum Muslim telah dianggap tuntas. Taufik Adnan Amal, dosen mata kuliah ulumul Quran di IAIN Alauddin Makassar, menulis: "Uraian dalam paragraf-paragraf berikut mencoba mengungkapkan secara ringkas proses pemantapan teks dan bacaan Alquran, sembari menegaskan bahwa proses tersebut masih meninggalkan sejumlah masalah mendasar, baik dalam ortografi teks maupun pemilihan bacaannya, yang kita warisi dalam mushaf tercetak dewasa ini.
Dosen McGill Beri Kuliah di IAIN Sunan Ampel Surabaya
InpasOnline, 09/07/09
IAIN Sunan Ampel Surabaya kedatangan dua dosen dari McGill University. Keduanya adalah Professor Philip Buckley yang memiliki spesifikasi keahlian dalam bidang Filsafat dan Dr. Manuel Litalien dosen Political Science. Mereka memberikan kuliah umum untuk mahasiswa Pascasarjana selama dua hari (3-4 Juli) dengan tema "Interdisciplinary Islamic Studies".
Beasiswa ke Perguruan Tinggi Islam di Luar Negeri
Inpasonline, 07/07/09
Lajunya dakwah Islam perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Insani ummat Islam. Karena itulah dalam tulisan kali ini disajikan beberapa lembaga pendidikan bertaraf internasional yang bisa menjadi alternatif bagi putra-putri muslim untuk menambah bekal ilmunya.
DR. Zain An-Najah: Bermazhab, Perlu Atau Tidak?
Akhir-akhir ini persoalan mazhab menjadi masalah yang pelik di kalangan kaum muslim. Yang satu berpendapat, bermazhab itu sebagai sebuah keharusan dalam beragama. Sedang lainnya beranggapan tidak perlu karena lebih utama berpatokan pada al-Qur’an dan Hadits secara langsung. Karena sama-sama fanatik terhadap pendapatnya masing-masing, akhirnya kedua kubu ini sering terjadi persinggungan.
Dr Adi Setia: Peradaban Melayu Islam Harus Bangkit
Dr. Adi Setia dikenal sebagai cendekiwan yang giat mengampayekan bangkitnya kembali peradaban Melayu. Tentu saja ia punya alasan yang kuat dengan ide-ide tersebut.
Menurut Adi bangsa Melayu sebenarnya menyimpan kekayaan ilmu yang tidak kalah dibanding peradaban-peradaban lain di dunia. Alam Melayu pernah memiliki tokoh-tokoh besar yang menghasilkan karya ilmiah yang brilian. Misalkan, seorang ulama bernama Syeikh Daud al-Fathani. Ulama dari Pattani, Thailand Selatan, ini dikenal sebagai ulama yang memiliki karya tulis yang kaya dengan ilmu.