Category: Nasional

Nasional

Pembubaran Ahmadiyah Belum Pasti

Inpasonline, 4/3/11

Jakarta-Kepastian Ahmadiyah dibubarkan atau tidak , masih belum ada keputusan. Pemerintah ternyat masih perlu mempelajari dan masukan tentang aliran tersebut. “Untuk itu dalam waktu dekat Kementerian Agama akan menyelenggarakan dialog nasional tentang Ahmadiyah,”kata Menteri Suryadharma Ali saat berdialog dengan pengurus Front Pembela Islam yang diketuai Habib Riziq Shihab dan pengurus Forum Umat Islam di Jakarta, Rabu (2/3). Menag didampingi Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar dan Kabalitbang dan Diklat Abdul Djamil.

Nasional

Ilmu Sejarah Ibarat Spion Kendaraan: Wawancara dengan Isa Anshory M.S.I.

 

Ilmu sejarah kurang diminati karena berkutat pada masa lalu yang sudah out of date, berbeda dengan ilmu ekonomi, kedokteran atau IT, bagaimana menurut anda?

Sebenarnya kurang diminatinya ilmu sejarah karena banyak orang memandang sejarah itu kurang berguna untuk masa kini. Sejarah hanyalah kumpulan cerita masa lalu yang sudah selesai. Padahal, apa yang terjadi pada masa kini tidak bisa dilepaskan dari masa lalu. Ibarat orang naik mobil, sejarah itu berfungsi seperti kaca spion. Kalau orang ingin berjalan dan melaju ke depan dengan selamat, ya dia harus melihat spion untuk mengetahui apa yang ada di belakangnya. Begitu juga, kalau orang ingin sukses pada masa kini dan masa depannya, jangan lupakan sejarah.

Nasional

Utsman di Mata Sejarawan: Wawancara dengan Profesor Dr. Abdul Karim MA. Guru Besar Sejarah UIN Jogjakarta.

Inpasonline, 1/3/11

Sebagian sejarawan menyebut Khalifah Utsman ra. sebagai kepala negara yang nepotis, bagaimana pendapat Anda?

Kalau kita gali dari fakta sejarah, yang pertama tekanannya adalah, sejarah Islam ditulis pada zaman kekhalifahan Abbasiyah, jadi jauh setelah khalifah Utsman bin Affan wafat. Dan kebetulan khalifah Utsman dari bani Umayyah yang memang musuh politik dari Abbasiyah. Nah, sejarah yang ditulis itupun bisa jadi tidak benar-benar netral. Memang sulit menilai sejarah yang terjadi pada abad ke-7, tetapi dari data-data, kita bisa analisis.     

Mereka (sebagian sejarawan) menyatakan Utsman ra. nepotis karena para kepala daerah yang ada pada periode Utsman, menurut mereka, adalah keluarga. Tetapi sayangnya mereka tidak menggali mengapa khalifah Utsman mengangkat mereka? Mereka hanya melihat bahwa mereka adalah keluarga, seperti Muawiyah bin Abi Sufyan, Walid bin Uqbah, Abddullah bin Amir, Said ibnul Ash dan Saad bin Abi Sara.

Bahkan ada buku yang ditulis sejarawan indonesia bahwa Utsman itu menggelapkan uang negara. Alasannya adalah dia memberikan al khumus (seperlima harta hasil rampasan perang) yang didapat dari pertempuran di laut tengah kepada Saad bin Abi Sara secara cuma-cuma.

Nasional

Jawa Timur Resmi Larang Ahamdiyah

Inpasonline, 1/3/11

Setelah melalui perdebatan yang panjang, akhirnya Gubernur Jawa Timur meneytujui pelarangn Ahamdiyah di wilyahnya. Pemprov Jatim secara resmi melarang keberadaan Jamaah Islam Ahmadiyah di Jatim. Larangan tersebut dituangkan dalam SK Gubernur 188/94/KPTS/013/2011. Namun SK ini tidak serta merta bisa membubarkan keberadaan Ahmadiyah.