Kesetaraan Gender Bukan Solusi
Oleh Kholili Hasib*
Doktrin sentral yang dibawa oleh kaum feminisme adalah equality (persamaan). Elemen ini merupakan salah satu unsur worldview (pandangan alam) Barat postmodern. Doktrin equality tersebut yang mewarnai Rancangan Undang-Undang Kesetaraan Gender (RUU KG) yang sedang digodok DPR-RI saat ini. Pasal 1 ayat 2 RUU KG menyatakan perlu adanya kesamaan posisi, kondisi dan partisipasi pria-wanita dalam setiap aspek kehidupan. Doktrin equality semacam ini bukan keadilan, sebab dalam fitrah dan kodratnya pria dan wanita berbeda.
Sopir Taksi dan Makna Kerudung
Oleh Rofida Lathifah*
Hikmah dapat kita petik dari berbagai sumber. Bisa dari nasihat orang tua, petuah guru, ceramah ustadz, atau dari ‘sekadar’ dialog dengan seorang sopir taksi.
Identifikasi Ahlus Sunnah
Oleh Kholili Hasib
Penjelasan mengenai konsep Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) kepada umat menjadi penting, sebab ini dilakukan demi merajut ukhuwah kelompok Ahlus Sunnah, memantapkan dan meluruskan pemahaman, memadamkan fitnah, serta membentengi diri dari akidah di luar Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Maju dengan Membaca dan Menulis
Oleh M. Anwar Djaelani
Tradisi literasi -membaca dan menulis- menempati posisi terpenting dalam Islam. Tradisi itu memiliki landasan yang kukuh karena berasal dari perintah Allah di dalam Al-Qur'an. Bahkan, kedudukannya menjadi sangat fenomenal karena berupa wahyu pertama Allah kepada Nabi Muhammad SAW.
Jadilah Islamist, bukan Islamolog
Oleh Ainul Yaqin*
Islam adalah ibarat pohon yang sempurna. Akarnya tertanam kokoh, sebuah simbol dari aqidah Islam yang mantap. Batangnya berdiri menjulang ke langit, cabang dan rantingnya menyebar dengan ditumbuhi dedaun yang rimbun adalah cerminan dari syari’at Islam. Darinya tumbuh bunga-bunga yang sedap dan indah dipandang serta buah-buahan yang lezat enak dimakan. Inilah cerminan dari ihsan.