Remaja, Say No Depresi!
Oleh Anandyah Retno Cahyaningrum[i]
“Satu di Antara Lima Orang Depresi” (Jawa Pos 05/10/2012). Berita itu menarik sebab muncul hanya beberapa hari menjelang 10 Oktober 2012, saat orang-orang memeringati “World Mental Health Day”. Disebutkan, jumlah penderita depresi bertambah dan itu beriringan dengan semakin meningkatnya risiko bunuh diri karenanya.
Al-Ghazali tentang Posisi Ilmuan dan Performa Penguasa
Oleh Kholili Hasib
Pada tahun 1092, Kekhalifahan Abbasiyah mengalami kekisruhan politik. Sultan Nidzamul Muluk, Sultan di bawah Abbasiyah, diserang kelompok Syiah Bathiniyah di bawah kendali Hasan Ibn al-Sabbah. Bahkan sang Sultan dibunuh pasukan Ibn Sabbah.
Konsepsi Akhlak dan Adab dalam Pendidikan Karakter
Oleh Kholili Hasib
Setidaknya ada dua kesalahan mendasar dalam praktik pendidikan etika atau moral. Pertama, terdapat pendidikan moral yang belum dikaitkan dengan akidah. Kedua, nilai-nilai etika diajarkan sebatas pengetahuan dalam buku teks dan dihafal sebagai bahan yang wajib dipelajari untuk menghadapi ujian. Kekeliruan ini disebabkan ketiadaan faham tentang konsep akhlak dan adab dalam Islam. Menurut Syed Naquib al-Attas, ketiadaan faham ini merupakan gejala the loss of adab.
Tawuran Pelajar, Rohis, dan Terorisme
Oleh M. Anwar Djaelani
Ada dua hal ‘menarik’ di September 2012. Pertama, tawuran pelajar terjadi di Jakarta pada 24/09/2012 dengan korban seorang meninggal. Dua hari setelah itu –juga di Jakarta tapi di lokasi dan kelompok yang berbeda- seorang pelajar meninggal lagi dalam sebuah tawuran. Kedua, tak jauh sebelumnya yaitu pada 15/09/2012, Rohis –organisasi pelajar Islam intrasekolah- diberitakan secara salah oleh salah satu televisi. Katanya, Rohis ada kaitannya dengan terorisme. Adakah hikmah dari dua hal ini?
Skandal al-Qur’an Syiah dan Orientalis
Oleh Kholili Hasib
Simpang-siurnya isu tahrif al-Qur’an dalam pemikiran Syiah menjadi pertanyaan masyarakat saat ini. Dalam kenyataannya, pustaka-pustaka standar Syiah memuat riwayat-riwayat adanya tahrif dalam al-Qur’an. Namun pada sisi lain, memang ada di antara pemikir dan ulama’ Syiah kontemporer yang menolak isu tahrif al-Qur’an.