Indonesia, Terorisme, dan Nasib Dakwah
Oleh M. Anwar Djaelani,
“Polisi Awasi Dakwah” (Republika, 22/8/2008). “Teruskan Dakwah” (Republika, 25/8/2008). Dua judul headline di harian nasional Republika itu secara mudah menggambarkan bahwa belakangan ini dakwah telah menjadi ‘pihak’ yang disorot, menyusul isu bom dan terorisme.
Atas fenomena itu, mengemuka pertanyaan: Adakah yang salah dengan dakwah? Jika aktivitas dakwah dicurigai dan aktivis dakwah dizalimi, tak berkhianatkah kita kepada sejarah?
Memahami Metode Tafsir Yang Benar
Oleh Bahrul Ulum
Sebagian orang berpendapat bahwa penafsiran ulama terdahulu terhadap Al Qur’an sudah tidak sesuai dengan konteks dan kondisi sekarang. Karenanya, perlu ada penafsiran ulang terhadap ayat-ayat Al Qur’an agar sesuai dengan konteks kekinian. Dasar mereka, kaidah ushul fiqih yang berbunyi, “Alhukmu yataghoiyaru bi taghoiyuril amkinati wal azminati (Hukum itu berubah berdasarkan perubahan tempat dan jaman).”
Bagaimana Menyikapi Khilaf
Oleh Thoriq
Di kalangan awam, seringkali masalah khilaf fiqih menjadi pemicu pembid’ahan atau hajr (pemutusan hubungan). Bahkan tak jarang, mereka menilai permasalahan khilaf (masalah yang diperselisihkan hukumnya oleh para ulama mu’tabar) sebagai masalah kemungkaran, yang harus ditentang dengan keras, sebagaimana menghadapi masalah-masalah yang telah disepakati keharamannya oleh para ulama.
Telaah Kritis Inkarsunnah
Oleh Bahrul Ulum
Kelompok Inkarsunnah(penentang Sunnah) berpendapat bahwa Islam cukup dengan al-Qur'an saja. Mereka beranggapan, al Qur'anlah satu-satunya pedoman hidup dan hukum Islam yang benar. Karena itu kelompok ini menolak seluruh atau sebagian Sunnah Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup atau dasar hukum umat Islam.
Bermartabat Dengan Ilmu
Oleh : AF. Muntashir,S.Sos.I
Dalam lembaran sejarah bangsa-bangsa besar dunia, tiada bangsa yang maju dan bermartabat serta berperadaban agung tanpa diawali dengan sebuah tradisi ilmu. Ilmu merupakan barometer tertinggi akan kebanggaan suatu bangsa. Suatu masyarakat berbangga dan membanggakan bangsanya karena kekuatan nilai-nilai universal yang tertuang dalam tradisi keilmuannya.