Selangkah Pembubaran Ahmadiyah
Kasus Ahmadiyah kini mampu mengalahkan isu-isu politik dan kasus korupsi yang menghangat sebelumnya. Insiden Ahmadiyah menjadi isu yang paling hangat dua pekan ini. Dipicu oleh kelambanan aparat pemerintah yang tidak segera menuntaskan persoalan Ahmadiyah, beberapa kelompok terlibat bentrok.
Jemaat Ahmadiyah Memang Pembohong
inpasonline, 18/02/11
Permasalahan Ahmadiyah yang tidak kunjung ada habisnya tentu membuat banyak khalayak gerah. Kondisinya semakin diperparah dengan opini kawan-kawan lslam liberal yang semakin menyudutkan umat Islam. Bukannya mencari solusi, kawan-kawan kita dari Islam Liberal ini justru memperkeruh keadaan dengan mengatakan Ahmadiyah sama dengan Islam. Padahal kajian terhadap Ahmadiyah ini sudah dilakukan oleh para ulama sejak ia baru muncul. Kesimpulannya sama, Ahmadiyah di luar Islam.
Rindu Pemimpin Anti-bohong -Refleksi Maulid Nabi Muhammad SAW 1432-
Oleh M. Anwar Djaelani
Kini, kejujuran telah menjadi sikap yang langka. Sebaliknya, bohong tampak telah menjadi ‘pakaian’ keseharian. Kesan itu –antara lain- bisa diperoleh jika kita memerhatikan berbagai bentuk kegelisahan kaum terpelajar yang lalu mencangkan Gerakan Moral melawan kebohongan, akhir-akhir ini.
Uswah Khalifah untuk Akhiri Ahmadiyah
Oleh Robinsah*
Menyusul masalah yang terkait dengan Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, Selasa malam 8/2/2011 imam besar masjid Istiqlal Prof. Dr. KH Ali Mustafa Yakub berdialog di salah satu TV swasta.
Guru besar Hadits di Institut Ilmu-ilmu Al-Qur'an Jakarta itu menjelaskan bahwa pokok permasalahan mendasar dalam kasus Ahmadiyah terletak pada klaim mereka yang masih memproklamirkan diri sebagai bagian dari Islam, tapi secara bersamaan mereka juga memiliki keyakinan/ajaran yang menyatakan bahwa ada Kitab Suci selain Al-Qur’an (yaitu Tadzkirah) serta pengakuan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.
Valentine’s Day; Ritual Cinta yang Membodohi
Oleh: Muhammad Rais
(Pengajar di SMK Pelayaran Maros, Sekjen Persatuan Pelajar Sulawesi Selatan Malaysia)
Inpasonline, 14/02/11
Tanggal 14 Pebruari telah menjadi hari special yang ditunggu-tunggu oleh para remaja di dunia, tak terkecuali remaja di Indonesia. Mereka terlanjur meyakini hari ini sebagai hari kasih sayang yang harus diisi dengan perayaan istimewa. Mulai dari saling tukar kado, menyatakan cinta, ciuman, sampai seks bebas merupakan aktifitas yang turut mewarnai valentine’s day.