Akal (Intelek) Dalam Pemikiran Al-Attas: Suatu Uraian Singkat*
Akhmad R. Damyati, MA**
Akal merupakan bagian terpenting dalam diri manusia. Karena akallah manusia berbeda dari makhluk-makhluk lainnya. Karena akalnya ia diberikan amanah dan kewajiban oleh Sang Pencipta. Namun, tidak sedikit orang memahami akal secara sempit dan distortif. Maka tidak heran apabila ketidakadilan dalam pemikiran kerap mewarnai kehidupannya. Tulisan ini mencoba mengulas akal dari sudut pandang al-Attas.
Menag: SKB Tiga Menteri Atur Kerukunan Beragama
“Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri nomer 3 tahun 2008 tentang jamaah Ahmadiyah bukan diskriminasi namun untuk mengatur kerukunan antarumat beragama di masyarakat,” demikian pernyataan Menteri Agama Suryadharma Ali.
Koreksi Berita Media Soal Kerusuhan Temanggung yang Sudutkan Islam
BUKU PUTIH TERKAIT KERUSUHAN DI TEMANGGUNG
Forum Umat Islam Bersatu (FUIB)
Jl. MT Haryono 50 Temanggung
Sehubungan dengan peristiwa kerusuhan berlatar belakang penistaan agama di Temanggung pada hari Selasa, 8 Februari 2011, muncullah pemberitaan di media baik elektronik maupun surat kabar yang tidak seimbang. Dalam hal ini umat Islam sangat dirugikan karena pemberitahuan tersebut menempatkan umat Islam sebagai pelaku atas semua kerusuhan yang terjadi. Sehingga umat Islam Temanggung yang faktanya adalah sebagai KORBAN penistaan agama, justru menjadi pihak yang TERTUDUH.
Adakah Kekerasan Atas Nama Agama?
Inpasonline, 09/02/11
Sebuah bentrokan terjadi lagi antara warga dengan jemaat Ahmadiyah. Kali ini, bentrokan maut terjadi antara jemaat Ahmadiyah dengan warga di Kampung Pasir Peuteuy, Desa Umbulan, kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, Ahad (6/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Empat orang tewas dari jemaat Ahmadiyah dan beberapa orang mengalami luka-luka, baik warga maupun jemaat Ahmadiyah. Sebelumnya, kita sudah sangat sering disuguhi dengan berita-berita bentrok warga dengan Jemaat Ahmadiyah ini.
Refleksi Hari Pers Nasional 9/2/2011: Mendamba Pers Berspirit Anti-bohong
Oleh M. Anwar Djaelani*
Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Nuh di awal masa kerjanya mendapat amanah khusus dari Presiden SBY. Dia diminta mengoordinasi penyelenggaraan pendidikan sedemikian rupa dapat membangun karakter dan budaya bangsa. Tentu, karakter yang dimaksud adalah karakter positif atau karakter mulia.