Author: admin

Pemikiran Islam

Menggugat Sang Professor

Oleh: Sarah Larasati Mantovani*

Siapa yang tidak kenal dengan Umi Kaltsum? Belakangan, Mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin Makassar ini, namanya sering disebut-sebut oleh media Era Muslim karena keberaniannya mengkritisi sang Professor sekaligus Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah-Jakarta sekelas Musdah Mulia, saat seminar tentang Perempuan pada tanggal 30 Mei lalu di Makassar.

Nasional

Musdah Mulia Ancam Pidanakan Mahasiswi di Makasar

inpasonline, 3/6/11

“Hati-hati yah kalau adik berkata-kata, saya bisa tuntut anda pasal pelecehan jika anda mengkritisi saya seperti itu. Anda ini kan mengambil data dari Sabili dan Suara Islam. Kedua majalah ini bukan bacaan kaum intelektual. Kedua majalah itu kerja cuma menghina orang,”

Itulah ancaman Prof. Dr. Musdah Mulia terhadap salah seorang peserta seminar perempuan yang bertema “Adilkah Bangsa dan Agama Terhadapmu”. Seminar yang diadakan di Gedung Mulo, Jl Sungai Saddang, Makassar, Senin (30/5/2011) ini sejak awal memang terlihat tegang. Puluhan peserta hadir dalam seminar nasional ini. Rata-rata peserta adalah mahasiswi dari berbagai kampus di Kota Makassar.

Nasional

Tabligh Akbar Mengenang Satu Abad KH. Abdul Wahid Hasyim

inpasonline, 3/6/11

Salah satu rangkaian Peringatan Satu Abad KH. Abdul Wahid Hasyim, panitia mengadakan acara Tabligh Akbar yang diadakan di Taman Indonesia Indah (TMII) Jakarta, kamis (2/6).  Dalam acara tersebut, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian, Agama Nazaruddin Umar mengatakan, KH Abdul Wahid Hasyim telah menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

Pendidikan Islam

Islamisasi Ilmu Pengetahuan (Tinjauan Atas Pemikiran Syed M. Naquib al-Attas dan Ismail R. al-Faruqi)

Oleh: Alex Nanang Agus Sifa[1]

 

Abstrak

Islamisasi ilmu pengetahuan (islamization of knowledge) merupakan sebuah ide atau gagasan yang muncul pada sekitar awal tahun 80-an. Ide atau gagasan ini pertama kali dicetuskan oleh Syed Naquib al-Attas dan dipopulerkan oleh Ismail R. al-Faruqi. Dalam makalah ini, penulis akan mencoba mengeksplorasi pandangan kedua tokoh tersebut dalam kaitannya dengan gagasan islamisasi ilmu pengetahuan. Secara garis besarnya, makalah ini akan mencoba untuk melihat konsep islamisasi pengetahuan dalam pandangan Syed Naquib al-Attas dan Ismail R. al-Faruqi dari sisi-sisi yang meliputi latar belakang munculnya gagasan islamisasi, mafhum islamisasi dan langkah-langkah yang ditempuh dalam proses islamisasi. Dari ketiga poin ini, maka akan diketahui aspek kesamaan dan perbedaan sekaligus karakteristik gagasan islamisasi ilmu pengetahuan menurut kedua tokoh tersebut.

Keywords: Islamisasi Ilmu Pengetahuan, Syed M. Naquib al-Attas, Ismail R. al-Faruqi, Dikotomisme, Tauhid.