Hubungan Turki-Israel Mencapai Titik Terendah
Inpasonline.com, 04/09/11
Dilansir dari kantor berita BBC London, insiden kapal Gaza Flotilla membuat hubungan Turki-Israel mencapai titik terendah.Turki akhirnya mengusil duta besar Israel untuk negeri itu dan membekukan semua perjanjian militer kedua negara terkait penolakan Israel atas insiden kapal Mavi Marmara tahun lalu.
Meski Dinilai Paling Patriotik, Muslim Inggris Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan
Inpasonline.com, 04/09/11
Jumlah Muslim di Inggris yang mencapai 2 juta orang tengah berada dalam situasi sulit dan dilema. Mereka berada dalam pengawasan ketat dan kadang menerima perlakuan sewenang-wenang, sejak peraturan anti teror diterapkan, menyusul serangan bom di stasiun kereta api bawah tanah London.
Mengoreksi Tafsir Liberal dan Feminis tentang Wanita
Oleh: Kholili Hasib
Mahasiswa s-2 Gontor, Peneliti InPAS
Inpasonline.com, 02/09/11
Wanita, selalu menjadi tema sentral dalam pemikiran modernisasi dan isu-isu globalisasi. Kebebasan wanita dan elemen-elemen yang terkait hampir selalu mencuat menjadi tema-tema utama wacana liberalisasi, persamaan (equality) dan modernisasi. Dalam perspektif liberal, kebebasan wanita adalah salah satu ikonnya.
Tradisi Petasan yang Membahayakan Harus Dihapuskan
Inpasonline.com, 02/09/11
Bunyi petasan terdengar dimana-mana, memekakkan telinga dan membuat gaduh. Namun, seolah tak peduli dengan semua kegaduhan yang ditimbulkan, belasan pemuda di desa Karangrejo Jombang, Jawa Timur terus saja menyalakan petasan di jalan-jalan yang dilalui rombongan kirab malam takbiran (30/8). Seorang warga di desa itu bahkan rela mengeluarkan dana jutaan rupiah hanya untuk memborong petasan. Benar-benar tradisi yang berbahaya, tidak mendidik dan mubazir.
Makna Idul Fitri dan Masa Depan Bangsa
Inpasonline.com, 02/09/11
“Masa depan bangsa ini tergantung dari ibadah segenap komponen rakyatnya,” kata ustadz Yusuf Mansyur dalam Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One (31/8). Selanjutnya Yusuf Mansyur menjelaskan bahwa ada tiga variabel yang menjadi penentu masa depan bangsa kita ini, yakni doa, ibadah, dan ikhtiyar. “Kalo kita doanya cakep, ikhtiyar bisa jadi nomor kesekian,” imbuh ustadz yang sukses dengan program pembibitan ribuan penghapal Qur’an ini. Yusuf Mansyur menghimbau agar seluruh komponen bangsa Indonesia hendaknya saling mendoakan, sehingga NKRI menjadi negeri yang makmur, sejahtera dan penuh barokah Alloh SWT.