Pengaruh Orientalis, Wacana Penolakan Penegakan Syariah
Isu-isu penerapan syariah Islam secara formal di Indonesia tidak semudah Negara Malaysia. Di Indonesia kata-kata Undang-undang Syariah seperti momok dan menakutkan. Di negeri Malaysia sejak berdirinya, tidak mengalami kendala dalam memasukkan hukum Islam ke dalam konstitusi Negara. Ada beberapa sebab resistensi penerapan syariah dalam konstitusi Indonesia cukup besar.
Secara umum karena masyarakat dan pejabat belum memahami konsep syariah dan arus sekularisasi yang menyerang pemikiran masyarakat masih cukup masif. Tapi sesungguhnya, resistensi terhadap syariah Islam itu dipengaruhi oleh pemikiran para orientalis.
Jejak-jejak Peradaban Emas

Judul buku : Ensiklopedia Peradaban Islam
Penulis : Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. dan Tim TAZKIA
Penerbit : TAZKIA Publishing Jakarta
Cetakan : Februari 2012
Edisi lengkap : 10 jilid
Sebuah buku yang bagus bisa meningkatkan ‘kapasitas’ dari para pembacanya. Buku berjudul ‘Ensiklopedia Peradaban Islam’ yang keseluruhannya terdiri dari delapan jilid ini sangat potensial memenuhi kualifikasi itu. Mengapa?
Menkes, Kondom, dan Seks Bebas
Oleh M. Anwar Djaelani
”Menkes Ingin Kampanyekan Kondom untuk Kelompok Seks Berisiko” (www.okezone.com 14/06/2012). Untuk berita yang sama, www.gatra.com 15/06/2012 menurunkan judul: ”Menkes Nafsiah: Galakkan Kondom”. Atas rencana itu banyak pihak yang keras menolaknya. Mengapa?
Sekularisme Gagal Membangun Toleransi
Oleh Kholili Hasib
Barat dengan ideologi sekularismenya sesungghunya belum mampu menunjukkan toleransinya terhadap Islam. Pada 22 April 2012 media BBC London menurunkan laporan tentang tindakan diskriminasi orang Eropa terhadap warga muslim. Sebuah organisasi bernama Amnesty Internasional mendesak pemerintah Negara-negara Eropa untuk menangani pandangan negatif dan kecurigaan terhadap Islam.
Menkes, Kondom, dan Seks Bebas
Oleh M. Anwar Djaelani
”Menkes Ingin Kampanyekan Kondom untuk Kelompok Seks Berisiko” (www.okezone.com 14/06/2012). Untuk berita yang sama, www.gatra.com 15/06/2012 menurunkan judul: ”Menkes Nafsiah: Galakkan Kondom”. Atas rencana itu banyak pihak yang keras menolaknya. Mengapa?