Nahi Munkar Hasyim Asy’ari di Bidang Akidah
Oleh Kholili Hasib
Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari, pendiri jam’iyah Nahdhatul Ulama’ (NU), pernah menceritakan tentang keadaan pemikiran kaum Muslimin di pulau Jawa. Cerita itu kemudian ditulis dalam salah satu kitabnya, Risalah Ahl al-Sunnah wal Jamaah.
Perempuan, Depresi, dan Wajah Negeri
Oleh M. Anwar Djaelani
Setiap 10 Oktober kita peringati sebagai “World Mental Health Day”. Terkait ini, ada berita: “Satu di Antara Lima Orang Depresi” (Jawa Pos 05/10/2012). Ketika di berita itu perempuan disebut sebagai salah kelompok yang paling rentan terkena depresi, kita semakin tertunduk. Adakah jalan keluarnya?
Remaja, Say No Depresi!
Oleh Anandyah Retno Cahyaningrum[i]
“Satu di Antara Lima Orang Depresi” (Jawa Pos 05/10/2012). Berita itu menarik sebab muncul hanya beberapa hari menjelang 10 Oktober 2012, saat orang-orang memeringati “World Mental Health Day”. Disebutkan, jumlah penderita depresi bertambah dan itu beriringan dengan semakin meningkatnya risiko bunuh diri karenanya.
Al-Ghazali tentang Posisi Ilmuan dan Performa Penguasa
Oleh Kholili Hasib
Pada tahun 1092, Kekhalifahan Abbasiyah mengalami kekisruhan politik. Sultan Nidzamul Muluk, Sultan di bawah Abbasiyah, diserang kelompok Syiah Bathiniyah di bawah kendali Hasan Ibn al-Sabbah. Bahkan sang Sultan dibunuh pasukan Ibn Sabbah.
Aliran Kebatinan, Dulu dan Sekarang
Oleh Kholili Hasib[1]
Prolog
Aliran Bathiniyah memiliki sejarah panjang. Sekte ini berkembang, bermetamorfosis, terpecah menjadi banyak aliran dengan berbagai namanya. Embrio ajarannya telah muncul pada periode awal Islam dibawa oleh Abdullah bin Saba’ dan dikembangkan oleh Maimun bin Daishan, seorang Majusi.