Faith without Religion
Oleh Kholili Hasib
“Spirituality yes, organized religion no!” Manusia bisa menjadi orang baik dan meraih spiritualisme tanpa harus beragama. Kalimat tersebut meluncur dari futurolog Barat, John Naisbitt dan Patricia Aburdene untuk menggambarkan masa depan kehidupan agama orang Barat secara khusus dan manusia sedunia secara umum.
Berhijrah, Songsong Era Cerah
Oleh M. Anwar Djaelani
Kini kita sudah berada di awal bulan Muharram lagi. Artinya, kembali kita bertahun baru Hijriyah. Di momentum ini, muhasabah (introspeksi/menghitung diri) menjadi kian perlu. Muhasabah relevan kita lakukan,
karena sesuai dengan spirit pemilihan peristiwa hijrah
sebagai titik tolak penghitungan kalender Islam.
Pemuda, “Wukuf”-lah, lalu Bergeraklah!
Oleh M. Anwar Djaelani
Di tahun 2012, wukuf di Arafah 9 Dzulhijjah bertepatan dengan 25 Oktober 2012. Artinya, aktifitas wukuf itu tiga hari mendahului peringatan Sumpah Pemuda di negeri ini. Terkait ini, seolah-olah ada pesan: Pemuda, berdiam dirilah sejenak untuk berkontemplasi dan berintrospeksi. Setelah itu, segeralah bergerak untuk ‘mewarnai’ dunia dengan karya-karya terbaikmu!
KH. Hasyim Asy’ari dan Penegakan Akidah
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Oleh Kholili Hasib[1]
Akidah merupakan pondasi sakral dalam agama. Penyimpangan akidah berarti menegasikan agama Islam itu sendiri. KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdhatul Ulama’, ketika hidup di masa kolonial Belanda mencermati bahwa banyak aliran-aliran pemikiran yang bisa melunturkan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah.
Prita, Penghinaan Nabi, dan Buku
Oleh M. Anwar Djaelani
Ada dua kabar menarik. “Prita Mulyasari Bercerita lewat Buku” (Jawa Pos 25/09/2012). “Film Pelecehan Picu Larisnya Buku Islam di Inggris” (www.hidayatullah.com 21/09/2012). Dua berita itu menegaskan bahwa bersama musibah ada berkah. Di balik musibah bisa lahir buku.