Pelajar dan ‘Arisan Aneh’ Itu
Oleh M. Anwar Djaelani
Ulah enam pelajar di Situbondo amat sangat mengejutkan. Mereka bikin arisan yang hasilnya dipakai untuk ‘jajan seks’. Berita itu semakin menegaskan bahwa orang tua dan sekolah (sebagai pihak dan lingkungan terdekat) harus lebih berbenah dalam pola kependidikan yang disampaikannya.
Songkok, E-KTP, dan Identitas Itu
Oleh Muhim Kamaluddin*
Sebagai warga negara yang baik, ketaatan kepada aturan yang dibuat oleh pemerintah adalah sebuah keharusan. Tak terkecuali untuk urusan Kartu Tanda Penduduk. Saya yakin bahwa tujuan pembuatan e-KTP yang sedang digalakkan pemerintah saat ini bertujuan untuk tertib administrasi, terlepas dari kekhawatiran-kekhawatiran beberapa pihak terkait penyalah-gunaan dari data e-KTP itu. Oleh karena itu, saya, walaupun terlambat, turut mengurus e-KTP, yang faktanya, wajib atas seluruh penduduk Indonesia yang sudah cukup usia.
Penodaan Agama dan Ilusi Ukhuwah
Oleh Kholili Hasib*
Ketika sukses menggulingkan Syah Reza Pahlevi pada tahun 1979, Ayatullah Khomeini membangun citra diri dan Iran di mata dunia Internasional dan Islam secara khusus. Vali Nasr -cendekiawan muda keturunan Iran- mengatakan, ambisi Khomeini bukan sekadar menjadikan dirinya pemimpin tertinggi Iran, atau pempimpin kaum Syiah di dunia, tapi juga memimpikan semua elemen dunia mengakuinya sebagai pemimpin tertinggi.
Prof. Dr. HM Rasyidi, Intelektual Cerdas dan Tegas
Oleh M. Anwar Djaelani
Rasyidi adalah sebuah contoh. Bahwa, sekalipun seseorang lahir di sebuah keluarga berlatar-belakang abangan, tapi jika mendapatkan pendidikan dan lingkungan yang baik maka bukan tak mungkin dia malah menjadi pejuang Islam yang tangguh. Siapa dia?
Berbeda, antara Penafsiran dan Penistaan Agama
Oleh Kholili Hasib*
Setiap kali Ahlussunnah (Sunnah) dan Syiah berperang opini, bisa dipastikan aktivis Liberal mem-backup opini Syiah. Sejumlah tokoh Syiah juga cenderung ber-framework Liberal. Kenyataan ini menunjukkan bahwa di Indonesia, Liberalisme telah menjadi ‘agen’ dalam ekspansi dakwah Syiah yang bergerak secara kolaboratif. Persoalannya adalah, dukungan tersebut bisa makin memperkeruh penyelesaian Sunnah kontra Syiah.