Berkah Buku “Warnai Dunia dengan Menulis”
Subjektivitas dalam Verifikasi Sanad
Oleh Ainul Yaqin
Islam mengajarkan bahwa kesahihan berita ditentukan oleh kredibilitas orang yang menyampaikan berita. Ketika orang yang menyampaikan berita dikenal jujur, maka berita yang disampaikan bisa diterima. Namun, jika yang menyampaikan berita tidak kredibel, misalnya dikenal kurang jujur apalagi pendusta, maka berita yang disampaikan perlu diklarifikasi. Inilah yang disampaikan oleh Allah Swt dalam firman-Nya.
Mendesain Kurikulum Berdasarkan Konsep Ilmu Fardhu ‘Ain dan Fardhu Kifayah
Oleh Kholili Hasib*
Imam al-Ghazali merupakan ilmuan muslim pertama yang mengkonsep ilmu secara sistematis menjadi dua; yaitu ilmu fardhu ‘ain dan fardhu kifayah. Konsep ini ditulis dalam salah satu magnum opusnya, Ihya’ Ulumuddin jilid pertama. Yang menarik, kitab ini ditulis pada saat umat Islam sedang menghadapi perang salib. Hebatnya, kitab itu mampu menyadarkan dan menghidupkan tradisi keilmuan umat Islam pada masa itu. Poin penting yang menjadi kritikan Imam al-Ghazali adalah pengajaran ilmu-ilmu agama yang materialistik dan mudahnya konsep-konsep asing masuk dalam pemikiran umat Islam.
Unas Curang dan Balada Ikan Busuk
Oleh M. Anwar Djaelani
Virus ketidakjujuran memang benar-benar telah mengepung kita. Bacalah berita utama Jawa Pos 17/4/2012 ini: “Bocoran Kunci Unas Bersliweran”. Di hari yang sama, Republika menurunkan headline “Isu Kecurangan Marak” dan dengan sub-judul “Pengamanan UN dinilai berlebihan, seperti mau perang”.