‘Siapa’ Naik, Intoleransi ataukah Kebebasan Menista?
Oleh Kholili Hasib*
Isu intoleransi beragama kembali mengemuka. Tetapi fokusnya tetap sama, yakni mengangkat isu toleransi terhadap kebebasan, khususnya antara Muslim dengan non-Muslim atau keyakinan yang berbeda. Sementara kasus penistaan agama masih menggantung, belum banyak diisukan. Meskipun sesungguhnya kasus penistaan agama dapat dikategorikan kasus intoleransi terhadap kesakralan ajaran agama.
Roem, Pejuang Tangguh Bernama Harum
Oleh M. Anwar Djaelani
Mohammad Roem adalah aktivis Islam sejak muda. Dia tercatat sebagai salah satu pemimpin bangsa terkemuka. Jasanya cukup banyak bagi negeri ini, terutama lewat jalur diplomasi. Sampai meninggal dalam usia 75 tahun –bisa dibilang- dia tak pernah berhenti berjuang untuk Islam.
HM Isa Anshary, Hebat Lisan dan Tulisannya
Oleh M. Anwar Djaelani
Dalam berdakwah sebaiknya “Lisan dan tulisan berjalan seiring,” tulis HM Isa Anshary. Pidato dan pena harus bergerak serempak, tegas dia dalam buku karyanya yang berjudul “Mujahid Dakwah”. Seperti itukah sosok Isa Anshary sendiri, lisan tulisannya kuat?
KRISIS MORALITAS DAN PERBAIKAN AKHLAQ BANGSA
Oleh AINUL YAQIN[1]
Salah satu persoalan yang melanda bangsa Indonesia saat ini adalah adanya gejala dekadensi moral. Kerusakan moral yang melanda bangsa Indonesia sudah melewati tahap yang sangat mengkhawatirkan karena kerusakan moral tersebut sudah masuk di segala bidang dan melanda hampir seluruh komponen bangsa, baik aparatur negara maupun masyarakat umum.
Ajaran Penistaan Agama Picu Problem Sosial
Oleh Kholili Hasib*
Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur dan Khazanah Keagamaan, Badan Litbang Kementerian Agama RI pada 17 Desember 2012 membedah buku “40 Masalah Syiah”, yang ditulis oleh Emilia Renita Az. Acara tersebut digelar di Hotel Millineum Tanah Abang Jakarta. Sebagai pembicara Jalaluddin Rakhmat, editor buku “40 Masalah Syiah”. Pembandingnya, Fahmi Salim MA dari MIUMI Pusat.