Iman Supriyono Luncurkan Bukunya ke-8
SURABAYA - Untuk memberikan insprasi kepada para pelaku bisnis lokal, Iman Supriyonp, trainer dan penulis buku-buku manajemen keuangan, menerbitkan bukunya yang ke-8. Buku yang diberi judul “Anda Jago Kandang atau Kelas Dunia” ini diluncurkan di toko buku Petra Togamas Pucang Surabaya, senin (30/8).
Ceramah Tarawih di Unair Membahas Bahaya Rokok
SURABAYA – Ada yang beda dari ceramah sholat Tarawih di Masjid Nuruzzaman Unair pada hari Sabtu (28/8). Ceramah Tarawih di Masjid yang terletak di Kampus B Unair ini memang terkesan unik, karena tidak mengulas tentang Ramadhan, tetapi justru membahas bahaya rokok bagi manusia. Penceramahnya, Ustadz M. Anwar Djaelani, M.Si., mengaitkan Shoum yang bermakna menahan diri dengan kemampuan menahan diri dari rokok.
Pemred Majalah Playboy Belum Dieksekusi
Inpasonline, 28/08/2010
JAKARTA - Belum dilaksanakannya putusan hukum terhadap Pemimpin Redaksi (Pemred) Majalah Playboy, Erwin Arnada, menimbulkan protes dari Front Pembela Islam (FPI). Ketua Umum FPI, Habib Rizieq, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut . Ia menilai ada permainan mafia hukum di dalamnya.
Semarak Ramadhan di Masjid Muhammad Cheng Ho Surabaya
SURABAYA – Salah satu Masjid yang menjadi tujuan Kaum Muslimin Surabaya untuk melaksanakan Shalat Tarawih selama Ramadhan adalah Masjid Muhammad Cheng Ho. Masjid yang mempunyai ornamen khas Tionghoa ini memang tergolong masjid yang punya manajemen yang baik di Surabaya. Dalam pemilihan Khatib dan Imam Tarawih misalnya, masjid ini selalu memperhatikan kualitas. Bahkan dari segi kebersihan juga bisa dikategorikan sangat terjaga dan rapi.
Ustadz Dzul Hilmi, Pemelihara Qira’ah Sab’ah di Surabaya
Inpasonline, 26/08/2010
SURABAYA - Sudah lebih dua puluh tahun, pria yang bernama lengkap Ahmad Dzul Hilmi Al-Ghozali ini, mengabdikan dirinya untuk Al-Qur’an. Kemampuannya dalam membaca dan memahami riwayat-riwayat qiro’ah al-Qur’an sudah diakui oleh guru-guru al-Qur’an di Surabaya. Bahkan ia dikenal sebagai satu-satunya guru qiro’ah sab’ah (qiroat tujuh) yang masih eksis di Surabaya, sebagaimana pengakuan para muridnya.