Hasyim: Jangan Kaitkan Peristiwa Jemaat HKBP dengan Agama
Inpasonline, 13/09/10
KH. Hasyim Muzadi mengingatkan semua pihak untuk tidak mengaitkan peristiwa penusukan dan penganiayaan terhadap Jemaat gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dengan agama. Mantan ketua PBNU itu juga mengingatkan agar semua pihak waspada terhadap pihak yang mau menunggangi peristiwa ini dan menyeret pada konflik agama.
Lagi, Jama’ah An-Nadzir Mendahului Berlebaran
Inpasonline, 9/9/10
Jamaah An-Nadzir merayakan lebaran pada hari Rabu (8/9/2010), atau dua hari lebih dulu dari ketetapan pemerintah Republik Indonesia. Alasan mereka, tanda-tanda alam sudah menunjukkan bahwa hari ini telah masuk bulan baru, sebagaimana dijelaskan oleh pimpinan mereka, Lukman A Bakti, kepada wartawan.
Mengenang Ulama’ Berjuluk “Kamus Berjalan”
Sabtu petang, 28 Agustus 2010, al-Ustadz al-Habib Hasan Muhammad Baharun berpulang pada usia 95 tahun. Kepergian habib tertua di Indonesia asal Bondowoso tersebut diantar oleh ribuan pentakziah dari berbagai kota di Indonesia pada esok harinya, Minggu (29/8) pukul 15.00. Kepergiannya menyedot ribuan santri dan ulama’. Maklum beliau termasuk ulama’ sepuh yang menjadi rujukan para ulama’ di Jawa Timur.
Pernyataan Sikap Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur Terhadap Gatot K Wardana
Mencermati adanya kasus aliran menyimpang di Dsn. Besinan Ds. Ngantru, Kec. Ngantru, Tulungagung yang dilakukan oleh Gatot K Wardana warga Perum Kebraon Indah Permai Blok I Surabaya, yang mengaku dirinya sebagai Rasul, kami Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur dibawah koordinasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Jawa Timur menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:
Buku “Ilusi Negara Islam”diterbitkan lagi
Inpasonline, 01/9/10
Setelah mendapat kritik dari berbagai pihak karena dianggap sebagai buku penyebar fitnah dan permusuhan, maka akhirnya buku “Ilusi Negara Islam” diterbitkan lagi setelah melalui beberapa revisi tentunya. Buku yang diterbitkan atas kerjasama Gerakan Bhinneka Tunggak Ika, The Wahid Institute, dan Maarif Institute ini masih dengan lagu lamanya, yaitu mewaspadai gerakan Islam Transnasional.