Category: Opini

Opini

Menjadi Kekasih Allah, Maukah?

Oleh M. Anwar Djaelani

Inpasonline.com, 04/11/11

Dikasihi sesama manusia, sungguh membahagiakan. Maka, jika demikian, adakah kebahagiaan yang bisa melebihi saat kita berstatus sebagai ‘Kekasih Allah’? Ibrahim a.s. telah dinobatkan Allah sebagai Kekasih-Nya? Kita, bisakah?

Opini

Rasulullah, Manusia Istimewa

Oleh Bahrul Ulum

Sudah mafhum jika masyarakat Barat dikenal membenci Rasulullah. Maklum, itu adalah bagian propaganda dari tokoh-tokoh non-Muslim yang memang tidak menginginkan Islam menyebar di negara mereka.

Namun demikian, masih ada diantara mereka yang mengkaji Rasulullah secara tulus dan adil. Sebut saja misalkan, Michael H. Hart dalam bukunya The 100, a Ranking of the Most Influential Persons in History, dengan jujur mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah manusia yang sukses baik dalam bidang agama maupun duniawi. Demikian juga profesor sejarah Amerika, Richard Fletcher dalam The Cross and the Crescent (2007) mengakui bahwa Nabi Muhammad  yang membawa Islam berhasil membawa pengaruh yang jauh lebih besar dibanding Romawi yang kemunculannya jauh lebih lama dibanding Islam.

Opini

Jangan Lupakan Ulama, Jangan Tinggalkan Jihad

Oleh M. Anwar Djaelani

Inpasonline.com, 25/10/11

Dua kata itu –ulama dan jihad- sekali-kali jangan pernah kita tanggalkan dari memori kita. Sebab, -antara lain- usaha meraih dan memertahankan kemerderkaan negeri ini lekat dengan peran ulama yang termotivasi spirit jihad.

Opini

Libya Pasca Khadafi, What Next?

Inpasonline.com, 22/10/11

Pemimpin Libya, Muammar Khadafi, tewas di Sirte, Libya (20/10) setelah kucing-kucingan dengan pasukan NATO dan pihak pasukan oposisi Libya. NATO yang terdiri dari duet maut Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa berhasil menyelesaikan salah satu misi intervensinya di Libya, yang disebut Khadafi sebagai “pahlawan kesiangan”.

Opini

Bermewah-mewah Itu Masalah Besar

Oleh M. Anwar Djaelani

Inpasonline.com, 19/10/11

Bagi sementara orang, hidup bermewah-mewah dianggap sebagai sesuatu yang tak bermasalah. Sering, bagi para pelakunya, hal itu dianggap sebagai hak pribadi. Padahal, bermewah-mewah bisa beresiko secara sosial.