Unas Curang dan Balada Ikan Busuk
Oleh M. Anwar Djaelani
Virus ketidakjujuran memang benar-benar telah mengepung kita. Bacalah berita utama Jawa Pos 17/4/2012 ini: “Bocoran Kunci Unas Bersliweran”. Di hari yang sama, Republika menurunkan headline “Isu Kecurangan Marak” dan dengan sub-judul “Pengamanan UN dinilai berlebihan, seperti mau perang”.
SuJu, Bieber, dan ‘Kegilaan’ Remaja
Sihir Super Junior –boyband asal Korea Selatan- sangat kuat. Sekalipun mahal, tiket konser mereka di Jakarta diburu para remaja. Hal yang mirip terjadi pula pada saat Justin Bieber –penyanyi belia asal Kanada- manggung di Jakarta setahun sebelumnya, pada 2011.
Usul Tak Mulia Si Musdah
Oleh M. Anwar Djaelani*
Siti Musdah Mulia mengulang pernyataannya yang tak mulia. Di sebuah diskusi publik, dia mengajak masyarakat menyosialisasikan pernikahan beda agama. Dia berpendapat, bahwa pemerintah tidak perlu melarang pernikahan beda agama karena pernikahan beda agama adalah konsekuensi logis dari kebutuhan masyarakat yang plural saat ini (www.hidayatullah.com 31/03/2012).
Kesetaraan Gender Bukan Solusi
Oleh Kholili Hasib*
Doktrin sentral yang dibawa oleh kaum feminisme adalah equality (persamaan). Elemen ini merupakan salah satu unsur worldview (pandangan alam) Barat postmodern. Doktrin equality tersebut yang mewarnai Rancangan Undang-Undang Kesetaraan Gender (RUU KG) yang sedang digodok DPR-RI saat ini. Pasal 1 ayat 2 RUU KG menyatakan perlu adanya kesamaan posisi, kondisi dan partisipasi pria-wanita dalam setiap aspek kehidupan. Doktrin equality semacam ini bukan keadilan, sebab dalam fitrah dan kodratnya pria dan wanita berbeda.
Sopir Taksi dan Makna Kerudung
Oleh Rofida Lathifah*
Hikmah dapat kita petik dari berbagai sumber. Bisa dari nasihat orang tua, petuah guru, ceramah ustadz, atau dari ‘sekadar’ dialog dengan seorang sopir taksi.