Pemuda, “Wukuf”-lah, lalu Bergeraklah!
Oleh M. Anwar Djaelani
Di tahun 2012, wukuf di Arafah 9 Dzulhijjah bertepatan dengan 25 Oktober 2012. Artinya, aktifitas wukuf itu tiga hari mendahului peringatan Sumpah Pemuda di negeri ini. Terkait ini, seolah-olah ada pesan: Pemuda, berdiam dirilah sejenak untuk berkontemplasi dan berintrospeksi. Setelah itu, segeralah bergerak untuk ‘mewarnai’ dunia dengan karya-karya terbaikmu!
Prita, Penghinaan Nabi, dan Buku
Oleh M. Anwar Djaelani
Ada dua kabar menarik. “Prita Mulyasari Bercerita lewat Buku” (Jawa Pos 25/09/2012). “Film Pelecehan Picu Larisnya Buku Islam di Inggris” (www.hidayatullah.com 21/09/2012). Dua berita itu menegaskan bahwa bersama musibah ada berkah. Di balik musibah bisa lahir buku.
Nahi Munkar Hasyim Asy’ari di Bidang Akidah
Oleh Kholili Hasib
Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari, pendiri jam’iyah Nahdhatul Ulama’ (NU), pernah menceritakan tentang keadaan pemikiran kaum Muslimin di pulau Jawa. Cerita itu kemudian ditulis dalam salah satu kitabnya, Risalah Ahl al-Sunnah wal Jamaah.
Perempuan, Depresi, dan Wajah Negeri
Oleh M. Anwar Djaelani
Setiap 10 Oktober kita peringati sebagai “World Mental Health Day”. Terkait ini, ada berita: “Satu di Antara Lima Orang Depresi” (Jawa Pos 05/10/2012). Ketika di berita itu perempuan disebut sebagai salah kelompok yang paling rentan terkena depresi, kita semakin tertunduk. Adakah jalan keluarnya?
Remaja, Say No Depresi!
Oleh Anandyah Retno Cahyaningrum[i]
“Satu di Antara Lima Orang Depresi” (Jawa Pos 05/10/2012). Berita itu menarik sebab muncul hanya beberapa hari menjelang 10 Oktober 2012, saat orang-orang memeringati “World Mental Health Day”. Disebutkan, jumlah penderita depresi bertambah dan itu beriringan dengan semakin meningkatnya risiko bunuh diri karenanya.