Category: Opini

Opini

Jauhkan Framework Pendidikan Akidah dari Orientalis

Oleh Kholili Hasib*

Ilmu akidah di lembaga-lembaga pendidikan Indonesia telah diajarkan dengan metode dan manhaj yang telah diberlakukan masing-masing lembaga. Di sekolah madrasah ada pelajaran akidah-akhlak. Di perguruan tinggi Islam -- khususnya fakultas Ushuluddin -- berupa mata kuliah ilmu tauhid dan ilmu kalam. Namun, framework pengkajian di perguruan tinggi Islam saat ini menggunakan pendekatan modern ala Barat, yaitu historis dan antropologis. Seperti diterangkan dalam buku Amin Abdullah, Studi Islam: Normativitas dan Historisitas (Pustaka Pelajar Yogyakarta, 1999). Bahwa dua pendekatan tersebut menjadi pisau analisis studi Islam, termasuk studi ilmu akidah di perguruan tinggi Islam Indonesia.

 

Opini

Sikap Kita ke Hermeneutika

Oleh Luqman Hakim*

Akhir-akhir ini, istilah ‘hermeneutika’ ramai dibicarakan, terutama di kalangan akademisi di berbagai kampus Islam. Apalagi, metode tafsir ini sekarang mulai menjadi mata kuliah wajib dalam jurusan tafsir dan hadits di beberapa perguruan tinggi Islam di Indonesia. Padahal, ilmu penafsiran yang berasal dari tradisi di luar Islam ini dulunya tidak dikenal para akademisi muslim. Lalu, bagaimana sikap kita terhadap konsep asing ini?

 

Opini

Dualisme Kebatinan dan Fenomena Pseudo Sufi

Oleh Kholili Hasib*

Suatu kali Imam al-Ghazali pernah bercerita kepada muridnya, “Seandainya ada orang mengaku telah mendapat derajat tinggi dari Allah, ahli tasawuf kemudian menggugurkan kewajiban shalat, maka tidak ada keraguan untuk memerangi orang tersebut”. Cerita Imam al-Ghazali tersebut dicatat oleh ulama’ sufi Zakaria al-Anshari dalam kitabnya al-Mathalib Syarh Raudh al-Thalib, I/338.