Rokok, Tuhan, dan Manusia Beradab
Oleh M. Anwar Djaelani
“Ruang Gerak Rokok Kian Terbatas” (Jawa Pos, 10/01/2013). Intinya, telah terbit Peraturan Pemerintah yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dengan cara semakin tegas menekan ’agresivitas’ rokok. Mencemati itu, Prijo Sidipratomo -Ketua Umum Komisi Nasional Pengendalian Tembakau- berkata, “Walaupun tertatih-tatih, akhirnya kita masuk menjadi negara yang mulai beradab karena sudah punya Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang pengendalian rokok.”
Pertanyaannya, sebegitu sulitkah mengendalikan peredaran rokok? Benarkah ada atau tiadanya rokok terkait dengan peradaban sebuah bangsa?
Mengislamkan Paradigma Pendidikan
Oleh Kholili Hasib*
Pengaruh westernisasi ilmu pengetahuan yang dipelopori Barat telah membelokkan orientasi utama pendidikan Islam. Tujuan dasar pendidikan Islam untuk mengenalkan manusia kepada tujuan hidup, yaitu mengenal Allah swt dan cara beribadah kepada-Nya, dibelokkan kepada tujuan-tujuan yang bersifat materialistis belaka. Sehingga penerapan ilmu dipisahkan dari Tuhan. Dari sini sains kemudian kehilangan nilai-nilai ketuhanan, yang berakibat kepada dikotomisasi ilmu, antara ilmu umum dan ilmu agama.
Imam Muslim; Lumbung Ilmu, Penuh Kebaikan
Oleh M. Anwar Djaelani
Imam Muslim adalah periwayat hadits paling terpercaya, sejajar Imam Bukhari. Maka -mudah kita mengerti- jika (hampir) semua umat Islam mengenalnya dengan baik. Dia yang meninggal dalam usia relatif muda -55 tahun-, dikenal gigih dalam menuntut ilmu.
Imam Bukhari; Pemimpin dalam Ilmu Hadits
Oleh M. Anwar Djaelani
Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits) adalah julukannya. Tak aneh, jika (hampir) semua umat Islam mengenal namanya. Siapa ulama yang namanya kerap ditulis pendek –Bukhari- itu?
Dilaog Lintas Agama Mengajarkan Relativisme
Oleh Kholili Hasib*
Di awal tahun 2013, sebuah lembaga bernama Committee for Interfaith Tolerance Indonesia (CINTA) berencana mengadakan roadshow dialog antaragama (interfaith dialogue) di lima tempat di Indonesia: di Lombok (12-13 Januari), Malang (19-20 Januari), Palembang (26-27 Januari), Manado (12 Februari) dan Jakarta (23-24 Februari).