Category: Opini

Opini

Teringat Sodom, Terkenang Pompei

Oleh M. Anwar Djaelani,

Alumnus PPs Unair dan dosen STAIL Pesantren Hidayatullah Surabaya

Sejarah itu berulang. Misal, jika kita “menyediakan” (berbagai) sebab datangnya azab Allah maka pasti bencana dahsyat segera hadir. Apa yang menimpa (warga) Sodom dan Pompei sekadar contoh.

Opini

Pembawa Pesan Bernama Merapi dan Mentawai

Oleh M. Anwar Djaelani,

Dosen STAIL Pesantren Hidayatullah Surabaya

 

Indonesia berduka (lagi). Pada 26/10/2010 Merapi meletus dan Mentawai diterjang tsunami. Dua bencana itu menyusul banjir bandang Wasior pada 4/10/2010. Adakah yang bisa kita ‘baca’?

Opini

Mengapa Barat Islamophobia?

Oleh: Kholili Hasib

Beberapa hari yang lalu Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengkhawatirkan meningkatnya perkembangan imigran muslim di negaranya. Tercatat, hingga saat ini jumlah komunitas muslim Jerman berjumlah 4,3 juta jiwa. Sebagian besarnya adalah keturunan Turki. Yang membuat warga asli Jerman makin khawatir adalah hasil penelitian Friedrich Ebert Foundation yang menyatakan bahwa Jerman telah dikelola oleh orang-orang asing itu. Apalagi, kota Hamburg segera diakui sebagi Negara bagian di Jerman yang resmi mengakui Islam. (republika 21/10/2010)

Opini

Syeikh Abdul Qadir al-Jilani dan Pembaharuan Pendidikan Islam

Oleh: Kholili Hasib

Mahasiswa S2 ISID Gontor

Di masanya, umat Islam sempat berada pada situasi ketidakstabilan sosial, politik, budaya dan keagamaan. Pemberontakan, kekalahan perang, perpecahan umat dan perebutan kekuasaan serta kekacauan atas ulah kelompok madzhab Batiniyah mewarnai kehidupan masyarakat. Syekh al-Jilani, dengan terinspirasi oleh metode Imam al-Ghazali, berinisiatif memperbaiki situasi dengan reformasi bidang pendidikan. Beliau dikenal sebagai ulama’ sufi kenamaan yang memiliki peran besar dalam memenangkan perang salib.

Opini

Islam Dalam Lingkaran Dialog Antar Agama

Oleh; Muhammad Rais

Mahasiswa Pascasarjana di ISTAC, Sekjen Persatuan Pelajar Sulawesi Selatan Malaysia

Isu dialog antar agama akhir-akhir ini semakin berkembang seiring dengan semakin kompleksnya kehidupan antar umat beragama. Dialog antar agama dipercayai sebagai solusi untuk menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Adanya perbedaan prinsipil dalam setiap agama memberikan peluang terjadinya konflik. Konflik antar umat beragama khususnya di Indonesia sudah sering terjadi. Konflik di berbagai daerah seperti Ambon, Poso, dan Sampit diyakini sebagai konflik yang timbul akibat  paham agama.