Menelusuri Konsep Ekonomi Islam dalam Ihya’ Ulum al-Din
Kartika Pemilia Lestari*
Inpasonline.com, 23/07/11
Perkembangan ekonomi Islam (syariah) dalam tiga dasawarsa ini mengalami perkembangan yang cukup pesat, terlebih sejak Indonesia diterpa badai krisis moneter pada 1997. Hal ini ditandai dengan maraknya lembaga-lembaga kajian dan penelitian dan pendidikan ekonomi syari’ah baik di negara-negara Muslim maupun non-Muslim. Kecenderungan kajian ekonomi Islam tersebut, dimulai dari kajian historis, filosofis, sosiologis, hingga kajian teoritis. Hal ini banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berinteraksi begitu kompleks, dinamis dan berkembang, yang pada gilirannya melahirkan paradigma pemikiran ekonomi Islam.
Jejak Yahudi Di Madinah: Tinjauan Sejarah Hubungan Islam dan Yahudi di Madinah
Oleh: Asep Sobari
(Peneliti INSISTS Jakarta Bidang Sejarah/ Alumnus Universitas Madinah)
Seputar Terminologi Yahudi Dan Bani Isra’il
Yahudi dan Bani Isra’il merupakan kata yang selalu digunakan pada periode Sirah untuk menyebut para pengikut ajaran Taurat. Meskipun tampak menonjolkan aspek keagamaan, tapi sebenarnya ada perbedaan mendasar antara keduanya. Bahkan, pemaknaan Yahudi sendiri tidak bersifat baku, melainkan mengalami perkembangan yang cukup radikal mengikuti fasefase sejarah yang dilalui oleh salah satu rumpun bangsa Semit ini.
Pada dasarnya, kata Yahudi merupakan penisbatan yang memiliki sifat hubungan darah, yakni keturunan Yahuda (Yahudza) bin Ya`qub. Dari garis keturunan inilah lahir Dawud as. dan Sulaiman as. yang merupakan simbol kebesaran bangsa ini sepanjang masa. Kebanggaan Yahudi adalah kata yang dinisbatkan kepada Yahuda, salah seorang putera Nabi Ya`qub as.
The Muhammad SAW Effect: Menyingkap Selubung The New Age Movement

Judul : The Muhammad Shollallohu Alaihi wa Sallam Effect :
Getaran yang Dirindukan Sekaligus yang Ditakuti
Penulis : Bambang Trim
Penerbit : Tinta Medina
Tahun Terbit : Mei 2011
Tebal : vi + 166 halaman
Peresensi : Kartika Pemilia Lestari
Program Deradikalisasi Dapat Menjadi Radikalisasi Baru
Inpasonline.com, 19/07/11
Intensitas persemaian demokrasi di negara-negara Muslim yang beberapa tahun terakhir ini diiringi dengan bermacam program yang mendukung, diantaranya program deradikalisasi . Program ini ditujukan untuk mengatasi segala hambatan demokrasi, yang diterjemahkan menjadi konsep-konsep Islam. Tentu saja, program deradikalisasi justru dikhawatirkan akan menjadi sebentuk radikalisasi baru.
Pendidikan Karakter, Mau Kemana?
Oleh : Kholili Hasib
Inpasonline.com, 18/07/11
Sejak pertam kali dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Nasional pada peringatan hari pendidikan Nasional pada 2010 lalu, model pendidikan karakter marak dipraktikkan di sekolah-sekolah. Lantas, seperti apa efektifitas aplikasi pendidikan karakter tersebut?