Intervensi Barat Telah “Membakar” Timur-Tengah
Inpasonline.com, 31/10/11
Negara Barat menghadapi resiko menciptakan 'gempa bumi' yang akan membakar Timur Tengah jika mereka ikut-campur di Suriah, kata Presiden Suriah Bashar Al-Assad dalam satu wawancara dengan harian Inggris, Sunday Telegraph.
Polisi Tembak Mati Guru Ngaji, GP Anshor Datangi Mapolres Sidoarjo
Inpasonline.com, 31/10/11
Sebanyak 150 massa dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo dan DPW GP Ansor Jatim ‘’menyerbu’’ Mapolres Sidoarjo, Minggu (30/10). Mereka menuntut polisi tidak hanya mengusut tuntas kasus tembak mati yang dialami guru ngaji, Radiyatus Sholihin pada Jumat dini hari (28/10). Namun, polisi juga dituntut mencabut keterangan bahwa korban tembak mati itu membawa celurit. Selain itu, mereka juga meminta polisi membiayai sekolah dua anak dari guru ngaji itu.
Dunia Kurang Peka terhadap Isu Kashmir
Inpasonline.com, 31/10/11
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Sanaullah, mengaku kecewa pada masyarakat internasional karena kurang peka terhadap penderitaan rakyat Kashmir.
“Mungkin jika Kashmir memiliki cadangan minyak yang berlimpah, negara-negara besar akan mengindahkan masalah ini dan memberi bantuan sebanyak-banyaknya,” katanya seperti dikutip ANTARA News.
Quo Vadis Libya : Ongkos Demokrasi Begitu Mahal
Inpasonline.com, 31/10/11
Setelah revolusi yang mengusung panji-panji demokrasi menyerbu Libya, pertanyaan yang kini menyeruak pasca Khadafi, quo vadis Libya, Libya mau kemana? Akankah darah di tanduk Afrika itu mengering dan Libya di masa depan akan diterangi cahaya perdamaian dan kesejahteraan? Semua masih teka-teki.
Hubungan Buruk Dengan AS Tak Halangi Pakistan Menjadi Anggota DK PBB
Inpasonline.com, 31/10/11
Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani, Sabtu mengatakan terpilihnya negaranya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB "secara efektif membantah tuduhan bahwa Pakistan terkucil".