PP. Dalwa Menerapkan Pendidikan Anti Liberalisasi
inpasonline, 21/03/11
PASURUAN – Maraknya liberalisasi pendidikan Islam semakin mencemaskan banyak pihak, termasuk pengelola pendidikan pesantren. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan sebuah pesantren yang diharapkan menjadi pembimbing umat dan benteng umat Islam, justru menyebarkan pemikiran liberal yang menyesatkan umat. Hal inilah yang melatarbelakangi Pondok Pesantren Darul Lughah wad Dakwah mengadakan seminar dengan tema Menggagas Pendidikan Ideal dalam Menghadapi Tantangan Global, beberapa hari lalu.
“Gelar Sajadah” Sudah Benar
Inpasonline, 21/3/11
Jatinangor-Konsep "Gelar Sajadah" dalam rangka pembinaan Jamaah Ahmadiyah beberapa waktu lalu dikritik oleh beberapa kalangan. Maklum mereka yang mengkritik gerakan tersebut tidak memahami konsepnya. Ini yang ditegaskan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Suryhadarma menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan gerakan tersebut. Bahkan menurutnya, semangat tersebut dapat diterapkan sebagai gerakan moral untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat kepada Allah SWT.
Gerakan Masyarakat Maghrib Ngaji
Inpasonline, 18/3/11
Jakarta-Menteri Agama Suryadharma Ali meluncurkan "Gerakan Masyarakat Maghrib Ngaji" dalam rangka mencegah munculnya ajaran sesat di Indonesia.
Madrasah Unggulan di Setiap Provinsi
Jakarta-Dalam waktu dekat umat Islam tidak perlu bingung mencari madarasah unggulan. Sebab Kementerian Agama akan membuat proyek madrasah ungggulan pada setiap provinsi. Saat ini menurut Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag Ace Saifuddin, baru ada satu-dua provinsi yang memiliki madrasah unggulan seperti MAN Insan Cendekia di Serpong Banten dan Gorontalo.
Pengingkar Sunnah Itu Sesat Menyesatkan
dosen STAIL Pesantren Hidayatullah Surabaya
Inkar Sunnah adalah paham atau aliran yang tidak mengakui hadits Nabi Muhammad SAW sebagai sumber hukum syariat Islam. Paham ini difatwa sesat menyesatkan dan berada di luar agama Islam oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 27/6/1983.