Al-Mundziri, Ahli Hadits dengan Argumen yang Tajam
Oleh Bahrul Ulum
Ketika anak seusianya sedang asyik tidur, seorang pelajar sebuah madrasah di Kairo, Mesir, setiap malam selalu menyalakan lampunya untuk belajar. Anak ini adalah Zakiyyuddin Abdul Adhim bin Abdul-Qawiy bin Abdullah bin Salamah Abu Muhammad Al-Mundziri, yang di kemudian hari dikenal sebagai seorang ahli hadits besar.
Tiada waktu yang kosong bagi dia kecuali untuk belajar. Bahkan ketika ada kesempatan untuk berekreasi, hal itu ia tinggalkan dan memilih belajar.
Sejarah Islam di Mata Orientalis – Studi Kritis terhadap Buku Islam and The West : A Historical Cultural Survey karya Philip K. Hitti
Kartika Pemilia Lestari
Inpasonline.com, 29/11/11
“Menarik” sekali ketika kita memahami bagaimana cara Barat memandang Islam. Hal ini dikarenakan Islam adalah satu-satunya peradaban yang mampu menjadi lawan tangguh bagi ateisme dan materialisme dalam budaya Barat modern, yang tanpa mengenal rasa takut, siap menghadapi segala tantangan dalam berbagai bentuknya.
Kritik atas Manhaj Takfir
Abdul Hakim, S.Si, Apt.
(Peneliti InPAS dan Dosen UIN Maliki Malang)
Inpasonline.com, 21/09/11
Kajian ini berisi kritik atas manhaj pelaku dakwah yang mudah mengafirkan (takfir) kelompok lain yang berbeda pendapat dengannya. Padahal perbedaan itu masih di wilayah ijtihadiy sehingga sangat mungkin terjadi perbedaan, dan perbedaan itu sah menurut para ulama. Sikap berlebih-lebihan dalam masalah takfir (mengafirkan orang, mengeluarkan kaum muslimin dari agama Islam dan memerangi mereka), bila dibiarkan akan mengganggu hubungan persaudaraan (ukhuwah) di antara kaum muslimin. Dan hal tersebut selain menyebabkan kegagalan misi dakwah, juga menimbulkan citra yang buruk bagi pelaku dakwah dan umat Islam secara keseluruhan.
Ramadhan Bersama Rasulullah SAW
Inpasonline.com, 28/07/11
Tamu agung sebentar lagi akan menghampiri kita. Sungguh rugi dan bahkan berdosa apabila kita tidak menghormati tamu tersebut dan tidak memberikan pelayanan yang baik kepadanya. Oleh karena itu, agar kita tidak termasuk orang-orang yang menyia-nyiakan anugerah Allah SWT ini, marilah kita sejenak meluangkan waktu untuk mencontoh teladan kita melayani tamu agung ini. Semoga bermanfaat.
1. Puasa
a. Keutamaan Puasa
Rasulullah SAW. dalam meriwayatkan Hadis Qudsi menyatakan, bahwa Allah Swt. berfirman: "Semua amal perbuatan Bani Adam untuk dirinya sendiri, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan karena itu Akulah yang membalasnya. Dalam Hadis yang lain beliau SAW. bersabda:"Demi Allah yang diri Muhammad di dalam kekuasaan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dari bau minyak kesturi". Dan bagi orang yang berpuasa tersedia dua kegembiraan, gembira ketika berbuka puasa karena bukanya, dan gembira ketika kelak menemui Rabb-Nya karena menerima pahala puasanya (HR Syaikhani, Nasa'i, dan Ibnu Hibban yang bersumber dari Abu Hurairah).