Kerancuan Perspektif Sejarah Islam Kaum Liberal (1)
(Studi Kasus Buku Kebenaran yang Hilang, Karya Farag Fouda)
Oleh: Asep Sobari, Lc.*
I. Pendahuluan
Pergulatan antara kebenaran (haq) dan kebatilan merupakan sunnatullah yang telah ditetapkan secara azali sebagai ujian (`ibtila’) bagi manusia, guna menyeleksi anasir yang baik dari yang buruk, sehingga di akhirat kelak, Allah swt. akan menempatkannya pada posisi balasan (jaza’) yang layak dengan hasil ujian masing-masing. “Dan hanyalah milik Allah, segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, supaya Dia memberi balasan (neraka) kepada orang-orang yang berbuat jahat atas apa yang telah mereka kerjakan. Dan membalas orang-orang yang berbuat baik dengan balasan yang lebih baik (surga)”. (al-Najm: 31).
Kupas Tuntas Buku Madzhab Al-Asy’ari
Inpasonline.com,1/7/09
Setelah buku “Madzhab al-Asy’ari, Benarkah Ahlussunnah Wal-Jama’ah? Jawaban Terhadap Aliran Salafi” dikupas tuntas di beberapa kota dan dalam berbagai forum keilmuan, maka kini buku karangan Muhammad Idrus Romli tersebut rencananya akan dibedah di Magnet Zone Bookstore Cafe Surabaya. Kali ini sang penulis buku, Muhammad Idrus Romli, akan disandingkan dengan tiga pembicara lain, yakni Prof. Dr. H. M. Djamaluddin Miri, Lc. MA (Guru Besar Pascasarjana bidang Pemikiran Islam IAIN Sunan Ampel), Ustadz Mudzoffar Jufri, Lc. MA (Pembina Pesantren Mahasiswa Ma’had Ukhuwah Islamiyah Surabaya, Pengurus Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Jatim dan Konsultan Syari’ah GRIYA QUR’AN Surabaya), serta Ustadz Agus Hasan Bashari, Lc. M.Ag (Pimpinan dan Ketua Dewan Redaktur majalah Qiblati Malang).
Dr. Anis Malik Toha Bicara Pluralisme di “Multaqo”
InpasOnline.com, 1/7/09
Tulungagung: Hari kedua Multaqo Sanawi Persyarikatan Dakwah al-Haromaian pada pukul 08.30 WIB, Hall Lembaga Pendidikan Islam al-Azhar Tulungagung telah dipadati oleh sekitar 400 orang. Multaqo Sanawi merupakan Pertemuan Besar Persyarikatan Dakwah al-Haromaian yang berpusat di Surabaya. Pertemuan para da’i yang telah dimulai sejak 27 Juni 2009 itu sedang berdialog dengan salah satu peneliti INSIST dan Asisten Profesor pada IIUM Malaysia, Dr. Anis Malik Toha. Dr. Anis memaparkan topik Pluralisme yang berjudul “Pluralisme Agama, Strategi Barat dalam Penghancuran Ummat Islam".
KH. Muhammad Nuruddin Al-Banjari: Tradisi Sanad Sudah Hilang
Dalam tradisi keilmuan Islam, sanad adalah sesuatu yang penting. “Menurut ulama salaf, sanad dianggap sebagai bagian dari agama sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Al-Mubarok,”jelas KH. Muhammad Nuruddin Al-Banjari. Alumni Universitas al-Azhar asy-Syarif, Mesir ini sendiri dikenal sebagai ulama yang memiliki banyak sanad. Bukan hanya di bidang hadits, tapi setiap kitab yang dipelajarinya, sanadnya bersambung kepada pengarang kitab tersebut.
Kuliah Umum di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari PP. Tebuireng Jombang
InpasOnline, 28/06/09
Setelah merampungkan Diskusi Ilmiah Reguler InPAS di Surabaya (26/06/09), Dr. Syamsuddin Arif dan DR. Anis Malik Thoha, bersama rombongan, bertolak ke kota santri Jombang. Di kota ini, tepatnya di Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Pondok Pesantren Tebuireng Jombang mereka memberikan kuliah umum dihadapan sekitar 70 mahasiswa.