Polling Republika Online: Penggerak Kekacauan Adalah Kelompok Elite dan Asing

Tapi, apakah benar banyak orang setuju bahwa penggerak kekacauan adalah oknum umat Islam? Berkenaan dengan hal ini, Republika Online melalui www.republika.co.id menyelenggarakan jajak pendapat (polling)mengenai para pelaku teror bom dan siapa di baliknya? Polling ini diselenggarakan sejak Selasa (26/4) hingga Ahad (1/5) pukul 16.30 WIB dan diikuti sebanyak 744 responden.

Ternyata polling tersebut membuktikan bahwa mayoritas responden, sekitar 37,63% (280 orang) menyatakan bahwa penggerak kekacauan adalah ‘kelompok elite’ untuk kepentingan tertentu. Selanjutnya, sekitar 36.83% (274 orang), menyatakan bahwa penggeraknya adalah unsur asing untuk mengacaukan Indonesia. Hanya sekitar 20.3% (151 orang) yang menyatakan bahwa penggerak kekacauan adalah oknum umat Islam yang menyalahartikan ajaran agama.

Merujuk pada hasil polling tersebut, agama Islam cuma dijadikan sebagai kedok untuk menciptakan kekacauan yang pelakunya sendiri bisa saja berasal dari kelompok lain atau memang umat Islam sendiri tapi tidak paham dengan ajaran agamanya. Dalam hal ini, Adian Husaini berpesan, tidak elok jika Muslim masih saja terjebak dengan politik imperialis klasik, devide et impera. Benturkan orang-orang Muslim, lalu kuasai mereka, jelas Adian. Oleh karena itu, berhati-hatilah saudaraku! (mm)

BACA JUGA  “Pemikiran Islam di Malaysia Dinamis Terkendali”
No Response

Leave a reply "Polling Republika Online: Penggerak Kekacauan Adalah Kelompok Elite dan Asing"