Pelajaran Bahasa Inggris Gusur Bahasa Arab di Sudan Selatan

 

Pemerintah Sudan Selatan, melalui situsnya menjelaskan perubahan ini akan terjadi dalam kurun tiga tahun mendatang. Menteri Pendidikan Umum Sudan Selatan, Michael Milli Hussein, menyatakan para guru di negaranya sudah meninjau buku pelajaran bahasa Inggris yang potensial dari Kenya.

Hussein juga berjanji akan mempekerjakan guru dengan latar belakangan lebih baik serta meningkatkan jumlah guru matematika dan ilmu pengetahuan di negaranya.

Saat ini, Sudan Selatan sedang dalam proses pembentukan negara dan lembaga pemerintah pascakemerdekaan yang diraih dari negara Sudan pada Juli lalu dengan mayoritas penduduk adalah keturunan Arab.

Sudan terbagi atas dua wilayah, yaitu utara dan selatan. Selama 21 tahun, Sudan bagian utara dan selatan terlibat perang sipil yang berakhir dengan perjanjian damai pada 2005.

Perjanjian ini mengakibatkan adanya referendum pada Januari 2011. Hasil referendum menyebutkan, mayoritas warga Sudan bagian selatan ingin berpisah dari Sudan bagian utara. (voanews/Kartika Pemilia)

BACA JUGA  Galaksi Terbesar Ditemukan
No Response

Leave a reply "Pelajaran Bahasa Inggris Gusur Bahasa Arab di Sudan Selatan"