Kebangkitan Bangsa dan Pandangan Alam Islam

Written by | Internasional

WhatsApp Image 2019-11-09 at 13.10.54

Inpasonline.com-Peradaban Islam itu lahir dari keberbagian. Terdiri dari beragam unsur. Unsur-unsur yang baik dan terpuji dari peradaban praislam dan unsur Islam bersatu. Perkara yang menyatukan itu adalah tauhid dan pandangan alam Islam.

Demikian dikatakan oleh Prof. Dr. Wan Mohd Nor Wan Daud dalam International Conference on Worldview and Civilization pada 9 November 2019 di Bandung.

Dalam konferensi yang dihadiri oleh para sarjana dari Indonesia, Malaysia dan Singapura ini, Prof. Wan (demikian panggilan akrabnya) menjelaskan bahwa ciri peradaban Islam itu dynamic stabilism. Bahwa dalam peradaban Islam  ada unsur-unsur yang boleh berubah. Tetapi ada unsur pokok yang tetap, tidak berubah. Pandangan alam yang kuat dan menyatukan, jelas Prof. Wan, merupakan faktor penting bangkitnya suatu bangsa.

“Perubahan-perubahan yang ada dalam peradaban Islam itu tetap mengekalkan akidah dan syariah. Berbeda dengan konsep perubahan dalam pemikiran liberal yang tidak mengenal lagi tetapnya akidah-syariah itu”, tegasnya.

Pemegang jabatan “Syed Muhammad Naquib al-Attas Chair of Islamic Thought”  di RZS-CASISUTM (Raja Zarith Sofiyah Center for Advanced Studies on Islam, Science and Civilisatio – Universiti Teknologi Malaysia) itu juga menjelaskan bahwa peradaban Islam itu menuruti worldview Islam (pandangan alam Islam).

Semua peradaban adalah hasil dari suatu pandangan alam dan hasil kumpulan pemikiran-pemikiran. Tetapi, jelas Prof. Wan, peradaban Islam itu mengamalkan adab.

“Adab merupakan disiplin akal, jiwa, raga, dan fikiran”, tambahnya.

Maka, kata Prof. Wan, keberbagaian dan kumpulan fikiran-fikiran dalam peradaban Islam itu memiliki tempatnya masing-masing. Maka, adab itulah yang menempatkan keberbagaian itu ke dalam tempatnya yang tepat.

Contoh terbaik pengamalan adab adalah Nabi Muhammad Saw. “Kalau tidak ada Nabi Muhammad Saw, di dunia ini tidak ada yang mengetahui bagaimana cara menjadi manusia yang baik itu”, ungkapnya.[]

BACA JUGA  Saudi Tetapkan Idul Adha 16 Nopember

Last modified: 11/11/2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *