Gara-gara Mempertahankan Jilbab, Dilarang Naik Bis Sekolah

Harian  Northern Territory News melaporkan, anak perempuan itu marah ketika  anak lelaki itu berulang kali menyuruhnya melepaskan jilbabnya. Atas tindakan itu dia mebalasnya dengan melepas celana panjang anak lelaki berusia tujuh tahun itu.

Anak perempuan tersebut dilarang naik bis sekolah selama 10 hari dan ini artinya dia tidak bisa pulang pergi dari rumahnya ke sekolah sejauh 60 kilometer di kawasan Outback, di negara bagian Utara Australia.

“Dia baru berusia enam tahun. Ia mungkin agak sedikit kasar. Kami lebih senang jika dia diberi nasehat, jadi kami bisa membicarakannya. Namun mereka melarangnya  pergi ke sekolah,” kata ibu anak perempuan itu, Lorraine Gerassimopoulos.Bapak anak perempuan itu ialah seorang imigran Iran.

Serikat bis itu, Buslink membenarkan tindakannya karena sesuai dengan peraturan angkutan sekolah Northern Territory.

Anak perempuan itu ketika menjelaskan tindakannya berkata bahwa hal itu membuatnya sedih dan saat yang sama juga marah.

Insiden itu terjadi setelah berlaku undang-undang New South Wales di Sydney yang menolak larangan pemakaian cadar. – AFP/bh/r

 

BACA JUGA  Pelempar Sepatu Bush, Bebas
No Response

Leave a reply "Gara-gara Mempertahankan Jilbab, Dilarang Naik Bis Sekolah"