Dr. Mukhlis Hanafi: Penghafal al-Qur’an harus Berwawasan Luas dan Mandiri

Written by | Nasional

Inpasonline,24/7/2009

Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ), yang didirikan oleh pakar tafsir, Prof. Dr. Quraish Shihab, berencana akan mendirikan Pesantren Tinggi Tahfidz dan Ulumul Qur’an (PTTUQ) Daarul Qur’an. Demikian seperti diungkapkan oleh Manajer Program PSQ, Dr. Mukhlis Hanafi, kepada wartawan. Menurutnya, lembaga itu didirikan untuk membekali para huffadz dengan keilmuan yang memadai.

“Di PTTUQ ini, para huffadz dibekali dengan wawasan al-Qur’an sebagai basis keilmuan, training pengembagan diri sebagai motivasi internal untuk berkreasi secara optimal, serta pendidikan dan pelatihan kewirausahaan sebgai bekal untuk hidup mandiri,” jelas Doktor Tafsir lulusan Al-Azhar Mesir ini.

Selama ini, tutur peneliti INSISTS Jakarta ini, para huffadz cenderung minim dalam bidang wawasan keilmuan karena lebih fokus menghafal al-Qur’an. Tak sedikit dari mereka yang meninggalkan sekolah formal demi menghafal al-Qur’an. Apalagi, banyak dari mereka yang berasal dari kalangan ekonomi lemah, sehingga hafalan yang bagus tidak bisa dikembangkan melalui pemahaman dan terhimpit secara ekonomi, jelas Mukhlis.

Terkait dengan fasilitas, dia menegaskan bahwa PTTUQ akan berlangsung selama satu tahun untuk setiap angkatan. Selama mengikuti program, para peserta menempati asrama yang telah disediakan PSQ dan mengikuti pendidikan dan pelatihan di tempat tersebut. Dia tidak sempat menjelaskan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk program tersebut. Semua tentu berharap terealisasinya program tersebut dan syukur-syukur bisa gratis.(mm) 

BACA JUGA  Konsep Waqaf Menopang Kebutuhan Operasional Lembaga Keislaman

Last modified: 23/07/2009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *