Dinilai Tidak Sehat, McDonald Dilarang Mengiming-iming Anak Mainan

San Fransico-San Fansisco menjadi kota utama Amerika Serikat yang pertama mensahkan undang-undang untuk menghentikan praktek memberikan barang mainan gratis dan makanan dari restoran McDonald, yang dinilai tidak sehat  bagi anak-anak.

Lembaga Supervisor San Francisco meloloskan undang-undang itu dengan 8 dukungan, dan tiga penolakan dalam hak veto. Undang-undang ini akan berlaku pada 1 Desember 2011.

Keputusan ini sama seperti yang disahkan  Majelis Kota Santa Clara County awal tahun ini yang menetapkan makanan anak-anak yang disediakan oleh restoran harus mematuhi standar makanan sebelum menjualnya dengan memberikan barang mainan gratis.

Penentang undang-undang ini ialah Perkumpulan Restoran Nasional dan McDonald’s Corp., yang secara luas dikenal dengan hidangan Happy Meal dan merupakan perintis praktek menggunakan permaianan gratis untuk pemasarannya secara langsung kepada anak-anak.

“Kami sangat kecewa dengan keputusan itu. Ini bukanlah yang dikehendaki oleh pelanggan kami, mau pun yang diminta oleh mereka,” kata jurubicara McDonald’s, Danya Proud. Menurutnya, memberikan barang mainan  dengan makanan anak-anak hanyalah bagian dari cara memberikan kegembiraan dan pengalaman keluarga di McDonald’s.

Undang-undang San Francisco menetapkan hanya makanan anak-anak yang kurang 600 kalori, mengandungi buah-buahan dan sayur-sayuran, termasuk minuman tanpa lemak dan gula berlebihan saja yang dibolehkan menggunakan praktek pemberian mainan.

Para pendukung peraturan ini mendukung prkatek makanan sehat dan memerangi gejala obesitas anak-anak. – (Reuters/ut/r)

 

BACA JUGA  Hubungan Turki-Israel Mencapai Titik Terendah
No Response

Leave a reply "Dinilai Tidak Sehat, McDonald Dilarang Mengiming-iming Anak Mainan"